INSIBERNEWS - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku terkejut saat mendengar kabar bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah kediaman mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
Meski begitu, Jokowi menekankan pentingnya menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan menjadikannya sebagai pelajaran bagi semua pihak.
Baca Juga: BRI dan BPJS Ketenagakerjaan Bersinergi Mendorong Inklusi Jaminan Sosial bagi Pekerja Informal
"Ya, sangat kaget," ujar Jokowi saat ditemui di kediamannya di Solo, Selasa (11/3/2025).
Ia menambahkan bahwa penggeledahan oleh KPK merupakan bagian dari upaya penegakan hukum yang harus dipahami sebagai peringatan bagi siapa pun yang berkecimpung di dunia pemerintahan.
"Semua harus bisa belajar dari kasus-kasus hukum yang ada," lanjutnya.
Baca Juga: Heboh! Kerangka Manusia Ditemukan di Mobil Terparkir di Asrama Polisi Gresik
Ketika ditanya lebih lanjut apakah Ridwan Kamil terlibat dalam dugaan kasus korupsi Bank BJB, Jokowi tidak memberikan jawaban pasti. Ia mengaku tidak mengetahui detail perkara tersebut dan menyerahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum.
"Saya tidak tahu, kita lihat saja prosesnya," kata Presiden.
Baca Juga: Singapura Siapkan Bantuan Rp74 Juta per Bulan bagi Pengangguran, Berlaku hingga 6 Bulan
Ridwan Kamil sendiri selama ini dikenal sebagai sosok yang cukup dekat dengan Jokowi. Dalam Pilkada Jakarta 2024 lalu, ia mendapat dukungan dari Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus, yang juga mendapat restu dari Presiden.
Kedekatan ini membuat banyak pihak terkejut dengan perkembangan kasus yang kini menyeret nama pria yang akrab disapa Kang Emil itu.
Baca Juga: Kejagung Tanggapi Isu Grup WA 'Orang-Orang Senang' dalam Kasus Korupsi Pertamina
Meski demikian, Jokowi menegaskan bahwa hukum harus tetap ditegakkan tanpa pandang bulu. Ia meminta publik untuk tidak terburu-buru menarik kesimpulan dan tetap menghormati jalannya proses penyelidikan yang dilakukan oleh KPK.
Artikel Terkait
Batasi Pembangunan Vila di Puncak, Gubernur Jakarta Dukung Langkah Jawa Barat Untuk Cegah Banjir
Sempat Tak Terlihat Dua Hari, Seorang Pria di Bekasi Ditemukan Tewas di Kontrakannya
Ribuan Pegawai Sritex Terima JHT dan JKP, BPJS Ketenagakerjaan Siapkan Rp154,6 Miliar
Pemerintah Siapkan Rp100 Miliar per Sekolah Rakyat, 50 Sekolah Siap Beroperasi Tahun Ini
Kejagung Tanggapi Isu Grup WA 'Orang-Orang Senang' dalam Kasus Korupsi Pertamina
Bareskrim Ungkap Praktik Curang MinyaKita, 10.560 Liter Minyak Disita
Singapura Siapkan Bantuan Rp74 Juta per Bulan bagi Pengangguran, Berlaku hingga 6 Bulan
Presiden Ukraina Zelensky Akhirnya Minta Maaf ke Trump
Heboh! Kerangka Manusia Ditemukan di Mobil Terparkir di Asrama Polisi Gresik
BRI dan BPJS Ketenagakerjaan Bersinergi Mendorong Inklusi Jaminan Sosial bagi Pekerja Informal