INSIBERNEWS - Warga sekitar Rawalumbu, Bekasi, kembali diresahkan oleh aksi pencurian motor yang dilakukan oleh sekelompok pelaku menggunakan motor PCX. Aksi nekat mereka terekam jelas oleh CCTV di tiga lokasi berbeda, yaitu Pengasinan dan Jatimulya. Modus operandi mereka terbilang berani, dengan menargetkan motor yang parkir di area terbuka atau teras rumah.
Baca Juga: Persib Incar Kemenangan Keempat atas Persebaya, Bojan Hodak Siap Bawa Pulang Tiga Poin
Aksi Pertama: Depan Klinik Alexandria, Pengasinan
Dalam video pertama, terlihat tiga pelaku menggunakan motor PCX beraksi di depan klinik Alexandria, Pengasinan. Mereka dengan cepat menggasak motor Honda BeAt yang parkir di area tersebut. Aksi mereka terlihat sangat terorganisir, dengan satu orang bertugas sebagai pengendara, sementara dua lainnya langsung mengambil motor korban.
Aksi Kedua: Pondok Hijau Permai (PHP), Pengasinan
Di lokasi kedua, pelaku kembali beraksi di kawasan Pondok Hijau Permai (PHP), Pengasinan. Kali ini, mereka masuk ke teras rumah dan mengambil motor milik tamu penghuni rumah. Aksi ini menunjukkan keberanian pelaku yang tidak segan-segan mendekati area hunian warga.
Baca Juga: KPK Tantang Hasto Adu Bukti di Pengadilan: Uji Saja di Meja Hijau!
Aksi Ketiga: Jatimulya, Saat Korban Sedang Bekam
Aksi terakhir terjadi di Jatimulya, di mana korban sedang melakukan bekam di sebuah tempat. Pelaku memanfaatkan situasi lengah korban dan langsung mengambil motor yang parkir di dekat lokasi. Keberanian pelaku semakin terlihat dengan aksinya yang dilakukan di siang bolong.
Warga Resah, Polisi Diminta Bertindak
Aksi pencurian motor ini membuat warga sekitar Rawalumbu merasa tidak nyaman dan resah. Banyak warga yang meminta aparat kepolisian untuk segera menindak tegas pelaku dan meningkatkan patroli di wilayah tersebut.
“Kami sudah sering melaporkan kejadian ini ke polisi, tapi pelaku masih tetap beraksi. Harapannya, polisi bisa lebih sigap dan menangkap pelaku secepatnya,” ujar salah seorang warga.
Modus Operandi Pelaku
Pelaku diketahui menggunakan motor PCX sebagai kendaraan operasional. Mereka biasanya beraksi secara berkelompok, dengan satu orang bertugas sebagai pengendara dan lainnya sebagai eksekutor. Modus mereka adalah memanfaatkan situasi lengah korban, seperti saat motor ditinggalkan di area terbuka atau korban sedang sibuk dengan aktivitas lain.
Tips untuk Warga
Untuk menghindari menjadi korban, warga diimbau untuk lebih waspada dan melakukan langkah-langkah pencegahan, seperti:
1. Memarkir motor di area yang aman dan terkunci.
2. Menggunakan kunci tambahan atau alarm motor.
Artikel Terkait
Harga Pangan Hari Ini: Cabai Merah Tembus Rp80 Ribu, Beras dan Minyak Goreng Ikut Naik
Mudik Lebaran 2025 Makin Hemat! Tiket Pesawat dan Tarif Tol Bakal Dapat Diskon
Hati-Hati dengan Pinjaman Online Ilegal: OJK Ingatkan Risiko bagi Generasi Muda
Atasi Kemacetan, Polda Metro Jaya Izinkan Bahu Jalan Tol Dalam Kota Digunakan Saat Jam Sibuk
Pemerintah Diusulkan Siapkan Pulau Khusus untuk Pengungsi Rohingya yang Berdatangan ke Aceh, Ini Alasannya!
Skandal Besar di Pertamina: Kejaksaan Agung Bongkar Kerugian Negara Rp193,7 Triliun Akibat Oplos BBM dan Impor Minyak Ilegal
Transjakarta Izinkan Penumpang Buka Puasa di Dalam Bus, Maksimal 10 Menit Setelah Adzan
Hadiah Mobil Listrik dari Erdogan untuk Prabowo Tak Wajib Dilaporkan ke KPK, Ini Alasannya
Tarif Listrik Kembali Normal Mulai Maret 2025, Diskon 50 Persen Resmi Berakhir
Kabar Baik! Presiden Prabowo Bakal Turunkan Harga Tiket Pesawat dan Tarif Tol Jelang Lebaran