INSIBERNEWS - Sebuah pesawat militer Sudan mengalami kecelakaan tragis di pinggiran ibu kota Khartoum pada Selasa (25/2) waktu setempat. Insiden ini mengakibatkan sedikitnya 10 orang tewas, termasuk sejumlah perwira militer dan warga sipil.
Selain korban jiwa, beberapa orang lainnya mengalami luka-luka dan telah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
Baca Juga: Sungai Bengawan Solo Meluap, Kota Surakarta Dilanda Banjir dengan Ketinggian 120 Cm
Dalam pernyataan resmi, pihak militer Sudan menjelaskan bahwa pesawat tersebut jatuh tak lama setelah lepas landas dari pangkalan udara di wilayah Omdurman.
Tim pemadam kebakaran segera dikerahkan ke lokasi kejadian untuk mengendalikan kobaran api yang muncul akibat kecelakaan tersebut.
Seorang sumber militer mengungkapkan bahwa pesawat yang jatuh adalah Antonov dan diduga mengalami kerusakan teknis sebelum kehilangan kendali.
Baca Juga: Kejagung Sita Rp565 Miliar dari Kasus Korupsi Gula, Nama Tom Lembong Tak Masuk Daftar Pengembalian
Warga sekitar melaporkan bahwa ledakan besar terdengar saat pesawat menghantam tanah. Beberapa rumah di area sekitar dilaporkan mengalami kerusakan akibat dampak jatuhnya pesawat.
Selain itu, kecelakaan ini juga menyebabkan pemadaman listrik di sejumlah kawasan di Omdurman utara. Para korban yang terluka kini dirawat di Rumah Sakit Al Nao, sementara otoritas setempat masih melakukan penyelidikan lebih lanjut mengenai penyebab pasti kecelakaan ini.
Baca Juga: Lukisan ‘Tikus Garuda’ Sempat Diturunkan, Galeri Pastikan Tak Ada Tekanan
Tragedi ini terjadi hanya sehari setelah Pasukan Dukungan Cepat (RSF), kelompok paramiliter di Sudan, mengklaim telah menembak jatuh jet tempur Ilyushin buatan Rusia di Nyala, ibu kota Darfur Selatan.
RSF mengaku bertanggung jawab atas jatuhnya pesawat tersebut pada Senin (24/2) pagi, yang semakin menambah ketegangan di negara yang tengah dilanda konflik berkepanjangan.
Baca Juga: Didakwa 6 Tahun Penjara, Isa Zega Bantah Tuduhan Pencemaran Nama Baik Shandy Purnamasari
Situasi di Sudan masih penuh ketidakpastian seiring dengan meningkatnya insiden yang melibatkan peralatan militer. Kecelakaan pesawat di Khartoum menambah daftar panjang peristiwa tragis yang terjadi di tengah konflik yang berkecamuk.
Artikel Terkait
Kejutan di Piala Jerman! Arminia Bielefeld Singkirkan Werder Bremen di Perempat Final
Duel Gila! Barcelona vs Atletico Madrid Hujan Gol, Berakhir Imbang 4-4
Jalan Kaki ke Mekkah Jadi Tren Salah Satu Keuntungannya Karena Banyak Dapat Gift TikTok
Pilu! Demi Keluarga dan Pengobatan, Nunung Rela Jual Aset dan Tinggal di Kosan
Tuai Pro dan Kontra! Isu Kedekatan dengan Desy Ratnasari, Ruben Onsu Pindah Agama?
Didakwa 6 Tahun Penjara, Isa Zega Bantah Tuduhan Pencemaran Nama Baik Shandy Purnamasari
Baru Debut, Ian Hearts2Hearts Diterpa Isu Bullying, SM Entertainment Bungkam
Lukisan ‘Tikus Garuda’ Sempat Diturunkan, Galeri Pastikan Tak Ada Tekanan
Kejagung Sita Rp565 Miliar dari Kasus Korupsi Gula, Nama Tom Lembong Tak Masuk Daftar Pengembalian
Sungai Bengawan Solo Meluap, Kota Surakarta Dilanda Banjir dengan Ketinggian 120 Cm