Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Sebut Tren Kabur Aja Dulu Tunjukkan Tanda Kurang Cinta Tanah Air Indonesia, Benarkah?

Photo Author
Adi Sutiyawan, Insibernews
- Selasa, 18 Februari 2025 | 15:42 WIB
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid (Laman Presiden)
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid (Laman Presiden)

INSIBERNEWS - Tagar "Kabur Aja Dulu" yang belakangan ramai menghiasi media sosial ternyata mendapat sorotan tajam dari Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid. Menurutnya, tren tersebut justru mencerminkan kurangnya rasa cinta terhadap Indonesia, apalagi di tengah banyaknya tantangan yang dihadapi masyarakat.

Saat berbicara di hadapan awak media di Kompleks Istana Kepresidenan pada Senin (17/2/2025), Nusron mengatakan bahwa bagi mereka yang memiliki semangat patriotik, akan lebih memilih untuk menyelesaikan masalah bersama daripada justru melarikan diri dari masalah.

 Baca Juga: Dirut BPJS Kesehatan Ali Ghufron Sindir Masyarakat yang Mampu Beli Rokok Tapi Tak Bayar Iuran BPJS

“Kalau kemudian hopeless gitu seakan-akan kabur aja dulu, itu menandakan, ya mohon maaf kurang cinta terhadap Tanah Air,” tegas Nusron.

Politisi senior Partai Golkar ini juga menambahkan bahwa alih-alih menyerukan untuk pergi dari Indonesia, seharusnya masyarakat dapat lebih fokus pada upaya untuk memperbaiki keadaan bersama. Ia menganggap bahwa tagar ini mencerminkan rasa pesimis yang berkembang di kalangan sebagian masyarakat terhadap masa depan negara.

Namun, Nusron menegaskan bahwa pemerintah Indonesia tidak menutup mata terhadap kritik yang disampaikan oleh publik. Justru, pemerintah selalu siap menerima masukan dari masyarakat. "Emang pemerintah selama ini menutup mata, kemudian menutup telinga untuk kritikan masyarakat? Kan tidak. Kita ini pemerintah terbuka terhadap masukan, kalau emang bener ya bener. Kalau salah, ya salah," ujarnya.

 Baca Juga: Viral Kabar Belasan Ribu Pegawai Kementerian PU Dirumahkan, Begini Klarifikasi Mengejutkan Menteri Dody Hanggodo

Menurutnya, tagar tersebut lebih mencerminkan rasa kecewa terhadap berbagai masalah yang dirasakan masyarakat di berbagai sektor. Meski demikian, Nusron menilai lebih baik jika masyarakat tetap optimistis dan mencari solusi bersama daripada berlarian atau menyerah pada situasi.

Belakangan, tren tagar "Kabur Aja Dulu" memang menjadi perbincangan hangat di media sosial. Banyak netizen yang melontarkan tagar ini sebagai bentuk kekecewaan terhadap kondisi Indonesia, yang dirasa semakin memburuk di sejumlah sektor, mulai dari ekonomi hingga sosial.

Namun, Nusron berharap masyarakat tidak terlalu cepat merasa pesimis dan lebih memilih untuk berkontribusi dalam menciptakan perubahan positif untuk Indonesia ke depan.

Editor: Adi Sutiyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X