INSIBERNEWS - Keributan antara dua kelompok terjadi di Jalan Raya Bekasi, Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Jumat (21/2/2025).
Peristiwa ini berujung pada aksi kekerasan yang menyebabkan satu orang mengalami luka serius, termasuk luka bacok dan cedera di kepala.
Baca Juga: Baru Dilantik Jadi Wakil Bupati Pacitan, Segini Harta Kekayaan Gagarin Sumrambah
Kapolsek Kelapa Gading, Kompol Seto Handoko, menjelaskan bahwa insiden ini diduga dipicu oleh asap pekat dari pembakaran sampah di sebuah lahan kosong.
Asap tersebut masuk ke dalam rumah seorang warga bernama Marsel, membuat saudara iparnya yang memiliki penyakit asma mengalami sesak napas.
Tidak terima, Marsel bersama beberapa rekannya mendatangi lokasi pembakaran untuk meminta pertanggungjawaban.
Baca Juga: Luhut Akan Ciptakan AI Karya Anak Bangsa yang Mirip DeepSeek untuk Efisiensi Anggaran Pemerintah
Namun, situasi malah memanas. Setibanya di lokasi, Marsel tiba-tiba diserang dari belakang dengan senjata tajam oleh seseorang. Tak hanya itu, dua orang lainnya yang berada di atas bedeng ikut menyerangnya dengan kayu dan balok.
Akibat serangan brutal tersebut, Marsel mengalami sejumlah luka serius, termasuk gigi patah, telinga sobek, kepala bocor, bibir dan dahi terluka, serta lebam di punggung, tangan, dan kaki.
Baca Juga: Temukan 8 desain dapur semi terbuka yang bikin masak makin asyik dengan view taman yang menyegarkan!
Pihak kepolisian yang menerima laporan langsung bergerak untuk mengamankan situasi.
Saat ini, petugas masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengidentifikasi para pelaku dan mencari tahu motif sebenarnya di balik aksi kekerasan tersebut. Beberapa saksi telah dimintai keterangan guna mengungkap kejadian secara lebih detail.
Baca Juga: Persib Bandung Gagal Taklukkan Madura United, Duel Sengit Berakhir Tanpa Gol, Skor 0-0
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa konflik sepele bisa berujung fatal jika tidak diselesaikan dengan kepala dingin.
Artikel Terkait
Bupati Masinton Ikuti Instruksi dari Megawati untuk Tunda Berangkat Retret Setelah Hasto Ditahan KPK
Diduga Ada Intimidasi Terkait Kontroversi Lagu 'Bayar' Band Sukatani, Polisi: Polri Tidak Anti Kritik
Pemerintah Targetkan BBM Subsidi Dihapus di 2027, Luhut: Bisa Hemat Miliaran Dolar!
AS Hentikan Pendanaan untuk Pasukan Keamanan Palestina, Situasi di Tepi Barat Terancam?
Setelah 8 Tahun Lamanya, China Akhirnya Cabut Larangan Korean Wave
Indonesia Fasilitasi 46 WNI Korban TPPO Untuk Dipulangkan dari Myanmar
Berinvestasi Kini Jadi Kegemaran Masyarakat, Fitur Investasi Emas Super Apps BRImo Catatkan Transaksi Rp279,8 miliar
Tanggapi Dugaan Intimidasi Terhadap Sukatani, Fadli Zon: Kebebasan Pasti Ada Batasnya!
Menbud Fadli Zon Pastikan yang Disindir dalam Lagu Sukatani hanya Oknum Polisi
Luhut Akan Ciptakan AI Karya Anak Bangsa yang Mirip DeepSeek untuk Efisiensi Anggaran Pemerintah