INSIBERNEWS - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian membuka acara retret kepala daerah di Akademi Militer Magelang.
Acara retret kepala daerah dibuka pada Sabtu (22/2/2025) dan akan berakhir pada Jumat (28/2/2025).
Namun banyak kepala daerah dari PDIP yang tidak mengikuti retret ini.
Baca Juga: Sempat Diumumkan Cacat Hukum, 58 SHGB Kasus Pagar Laut Batal Dicabut Menteri Nusron
Dikarenakan adanya instruksi dari Ketua Umum PDIP, Megawati untuk menunda mengikuti retret.
Instruksi ini dikeluarkan oleh Megawati sebagai respon dari ditahannya Sekjen PDIP oleh KPK.
Tercacat dari 503 kepala daerah yang diundang, 450 orang tidak hadir.
Baca Juga: Tidak hanya Lagu Sukatani yang Dibungkam, Ada Juga Pentas Teater dan Lukisan
Kemudian dari 53 kepala daerah yang tidak hadir, 47 orang tidak memberikan kabar.
Dipantau INsibernews dari pernyataan Mendagri (22/2/2025), Tito Karnavian menegaskan bahwa retret penting untuk diikuti kepala daerah.
Karena kegiatan retret akan menjadi bekal selama 5 tahun ke depan bagi para kepala daerah.
Baca Juga: Inilah Daftar Total Deviden 7 BUMN yang Akan Disetor Negara ke Danantara
Retret dilaksanakan selama 7 hari untuk pembekalan memimpin daerah selama 5 tahun.
Artikel Terkait
Durasi Dipangkas Usai Terdampak Efisiensi Anggaran, Retret Kepala Daerah Tak Jadi Berlangsung Selama 14 Hari
Terdapat Perubahan Skema, Dana APBD Rp22 Juta untuk Retret Kepala Daerah Dikembalikan, Bagaimana Kelanjutannya?
Aksi Puncak Indonesia Gelap Digelar Bersama dengan Pelantikan Kepala Daerah di Istana Jakarta, Berikut 9 Poin Tuntutan Mahasiswa
Megawati Perintahkan Kepala Daerah dari PDIP untuk Tunda Retret, Buntut dari Penahanan Hasto
Bupati Masinton Ikuti Instruksi dari Megawati untuk Tunda Berangkat Retret Setelah Hasto Ditahan KPK