INSIBERNEWS - Amerika Serikat (AS) tetap optimistis dapat mencapai kesepakatan dagang baru dengan China, meskipun ketegangan perdagangan antara kedua negara terus memanas.
Perang tarif yang berlanjut sejak awal tahun 2025 telah membuat hubungan dagang kedua negara kembali tegang, namun Washington masih melihat peluang untuk merundingkan perjanjian yang lebih baik.
Dilansir dari Bloomberg pada Kamis (20/2/2025), AS memberlakukan tarif tambahan sebesar 10 persen untuk berbagai produk impor asal China sejak awal tahun ini.
Langkah ini langsung dibalas oleh Beijing dengan memberlakukan tarif serupa terhadap sejumlah komoditas dari AS.
Kondisi ini memicu kekhawatiran akan dampak lebih luas terhadap perekonomian global, mengingat kedua negara merupakan raksasa ekonomi dunia.
Baca Juga: Pertamina Ungkap Ketersediaan Stok BBM dan LPG, Aman Sampai Lebaran?
Ketika ditanya soal kemungkinan adanya perjanjian dagang baru, Presiden AS Donald Trump menyatakan masih ada peluang untuk mencapai kesepakatan.
"Saya rasa itu mungkin," ujarnya kepada wartawan. Pernyataan ini memberi sinyal bahwa meskipun hubungan kedua negara sempat menegang, negosiasi masih bisa dilakukan demi kepentingan bersama.
Baca Juga: Jokowi Tak Hadir di Pelantikan Pramono - Rano, Namanya Disoraki!
Sebelumnya, pada masa jabatan pertamanya, Trump sempat menandatangani kesepakatan dagang dengan China.
Namun, pemerintah AS menuduh Beijing tidak sepenuhnya menepati perjanjian tersebut, yang akhirnya memicu kembali ketegangan antara kedua negara.
Washington menilai bahwa China belum memenuhi komitmennya, terutama dalam hal pembelian produk pertanian dan perlindungan hak kekayaan intelektual.
Artikel Terkait
Erick Thohir Ajak Pekerja Migran Menabung di Bank Emas: Aman dan Stabil!
Anindya Bakrie: Indonesia Bisa Jadi Pemimpin Dunia di Sektor Ekonomi Biru
Kurangi Kemacetan Mudik, Menhub Usulkan ASN Bisa Work From Anywhere Jelang Lebaran
Iran Ingin Pindah Ibu Kota dari Teheran, Makran Jadi Kandidat Kuat
Lebaran 2025, BI Naikkan Batas Penukaran Uang Baru Jadi Rp4,3 Juta per KTP
DeepSeek Ketauan Berbagi Data Pengguna dengan Tiktok, Regulator Korea Angkat Bicara!
Dedi Mulyadi Ingin Wajib Militer Masuk Kurikulum SMA, Jadi Solusi Atasi Geng Motor?
Jokowi Tak Hadir di Pelantikan Pramono - Rano, Namanya Disoraki!
Pertamina Ungkap Ketersediaan Stok BBM dan LPG, Aman Sampai Lebaran?
Aksi Puncak Indonesia Gelap Digelar Bersama dengan Pelantikan Kepala Daerah di Istana Jakarta, Berikut 9 Poin Tuntutan Mahasiswa