Erick Thohir Ajak Pekerja Migran Menabung di Bank Emas: Aman dan Stabil!

Photo Author
Adi Sutiyawan, Insibernews
- Kamis, 20 Februari 2025 | 14:42 WIB
Erick Thohir Ajak Pekerja Migran Menabung di Bank Emas (kanan)  (Foto : Instagram)
Erick Thohir Ajak Pekerja Migran Menabung di Bank Emas (kanan) (Foto : Instagram)

INSIBERNEWS - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengajak Pekerja Migran Indonesia (PMI) untuk mulai menabung di Bullion Bank, atau yang dikenal sebagai Bank Emas.

Menurutnya, tabungan berbasis emas ini lebih aman dibandingkan investasi lain yang cenderung fluktuatif.

Baca Juga: Yoon Suk Yeol Hadiri Sidang Perdana, Ribuan Pendukung Tuntut Pembebasan

"Ke depan, kita akan meluncurkan Bullion Bank atau Bank Emas, supaya para pekerja migran bisa menabung dalam bentuk emas. Dengan sistem ini, dana mereka lebih aman dari gejolak investasi," ujar Erick dalam acara di kantor Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI), Jakarta, Rabu (19/2/2025).

Baca Juga: Pramono Anung Soroti Kedamaian Anies-Ahok: Jakarta Butuh Kebersamaan

Rencananya, Bullion Bank akan diresmikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto pada 26 Februari 2025. Bank ini akan dikelola oleh PT Pegadaian (Persero) dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) sebagai pengelola utama.

Baca Juga: Pramono Anung-Rano Karno Dilantik, Megawati Titip Pesan soal Program Jakarta

Selain itu, ajakan Erick kepada para pekerja migran ini juga masuk dalam poin kerja sama antara Kementerian BUMN dan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI).

Kesepakatan ini dituangkan dalam Memorandum of Understanding (MoU) yang ditandatangani pada Rabu siang tadi.

Baca Juga: Total Kekayaan Capai Rp18,6 Miliar! Intip Profil Brian Yuliarto yang Resmi Menjabat Jadi Mendiktisaintek Baru Kabinet Merah Putih

Dengan adanya Bullion Bank, pekerja migran diharapkan memiliki opsi tabungan yang lebih aman dan stabil untuk masa depan mereka. Pemerintah pun optimistis bahwa bank ini bisa menjadi solusi bagi PMI yang ingin mengelola pendapatannya dengan lebih bijak.

Editor: Adi Sutiyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X