INSIBERNEWS - Eks Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Satryo Soemantri Brodjonegoro mengajukan resign dari jabatannya.
Sebelumnya, Satryo Soemantri sempat didemo oleh para pegawainya karena dinilai semena-mena dan kasar.
Satryo Soemantri menjadi menteri pertama yang direshuffle oleh Presiden Prabowo.
Baca Juga: Ketua MK Nilai Demo Indonesia Gelap Merupakan Reaksi Berlebihan Terhadap Presiden Prabowo
Menurut pengakuan Satryo Soemantri, ia mengajukan resign karena kinerjanya tidak sesuai dengan harapan pemerintah.
Keputusan ini mencerminkan adanya tanggung jawab moral dan profesionalitas yang tinggi dalam menjalankan jabatan publik.
Ketika seorang menteri diangkat, ia memikul tugas untuk mencapai tujuan pemerintah serta meningkatkan kinerja sektor yang dipimpinnya.
Jika hasil yang dicapai jauh dari harapan atau ada ketidaksesuaian dengan visi pemerintah, maka keputusan untuk mundur adalah langkah yang dianggap bijaksana.
Pengunduran diri semacam ini sering kali dianggap sebagai bentuk penghormatan terhadap tanggung jawab yang diemban.
Menteri yang mengakui bahwa kinerjanya tidak memenuhi ekspektasi akan memberikan ruang bagi perbaikan dan penyegaran dalam kabinet.
Baca Juga: Apa Saja Dampak Negatif dari Munculnya Badan Pengelola Investasi Danantara? Yuk Simak
Selain itu, ini juga memberikan pesan bahwa dalam pemerintahan, transparansi dan akuntabilitas sangat dihargai.
Artikel Terkait
Ini Profil Prof. Satryo Soemantri Brojonegoro, Calon Menteri Temui Prabowo Subianto di Kediamannya
Penuhi Panggilan Prabowo Subianto, Ini Harta Kekayaan yang Dimiliki Satryo Soemantri Brodjonegoro: Calon Menteri?
Profil Menteri Satryo Soemantri Brodjonegoro: Ilmuwan Ternama dan Penerima Penghargaan Internasional yang Kini Jadi Menteri Pendidikan!
Menteri Satryo Soemantri Brodjonegoro Dituduh Main Pecat dan Tampar Pegawai! Ratusan ASN Ditjen Dikti Gelar Demonstrasi Tuntut Keadilan Atas Pemecatan
Didemo Pegawai, Satryo Soemantri Bantah Disebut Arogan dan Tampar Bawahan