INSIBERNEWS - Sebuah Drone yang berputar dan melintas di atas gedung utama Kejaksaan Agung Muda Tindak Pidana Khusus dan diduga memantau situasi ditembak jatuh tim pengamanan Kejaksaan Agung. Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (5/6/2024), sekitar pukul 18.44 WIB.
Drone yang berwarna abu-abu tersebut ditembak dengan alat khusus penembak drone, kemudian diambil petugas keamanan Kejagung untuk diperiksa lebih lanjut.
Menurut saksi salah satu tim keamanan Kejagung saat kejadian yang tidak mau disebutkan namanya, Jampidsus diketahui masih berada di dalam gedung, adapun gedung Kejagung dalam kondisi sepi.
Baca Juga: Kinerja KPK Perlu Diperbaiki dan Kurangi Drama, Tirulah Kejagung
”Tadi, drone itu sempat muter-muter di atas gedung utama, terus terbang ke sini (Gedung Kartika). Baru ditembak jatuh, jatuhnya ke sana (kawasan proyek). Drone arahnya (datang) dari sana,” kata petugas keamanan tersebut.
Sungguh miris! Atas kejadian ini, publik kemudian dipertontonkan dan media memaparkan informasi terkait konvoi kendaraan dinas polisi hingga aksi drone yang secara terang benderang mengawasi gedung institusi pemerintah.
InsiberNews mengutip terkait hal ini dari Institute for Security and Strategic Studies (Pengamat Kepolisian), Bambang Rukminto, berpandangan bahwa:
Baca Juga: Hati-hati, Nama Camat Cibodas Tangerang Dicatut, Untuk lakukan Penipuan
"Ketika perilaku tidak wajar berupa penguntitan kepada pejabat negara dianggap baik-baik saja tanpa ada penjelasan mengenai apa yang sesungguhnya terjadi, publik akan berpikir bahwa sebenarnya yang terjadi tidak baik-baik saja"
"Tentu publik akan menduga ada kesepakatan di antara kedua lembaga penegak hukum tersebut. Termasuk dugaan kesepakatan untuk menutupi kasus yang lebih besar di balik penguntitan Jampidsus. Tentu merupakan preseden buruk bagi penegakan hukum kita."
Baca Juga: Hasil Survei, Kejagung Paling Dipercaya Publik Berkat Kasus Korupsi Besar yang Ditangani Jampidsus
Hingga saat ini, pihak Kejagung menunggu konfirmasi dari petugas pengamanan, termasuk kemungkinan drone tersebut membahayakan atau tidak.
Artikel Terkait
EDITORIAL: Rekrut Non-ASN Baru, Pemerintah Pusat Dan Daerah Terkesan Main Kucing-Kucingan
Fantastik! Besaran Gaji dan Tunjangan serta Dana Operasional Kepala dan Wakil Kepala Otorita IKN
3 Fakta Pilu Tewasnya Bocah Usai Jatuh dari JPO di Atas Tol JORR Cikunir Bekasi
Mundur dari Kepala Otorita IKN, Inilah Tugas Baru Bambang Susanto dari Presiden Jokowi
Profil Bambang Susanto, Kepala Otorita IKN yang Resmi Mengundurkan Diri
EDITORIAL: Membangun IKN Dan Maksi Gratis Berpotensi Menggunakan Iuran TAPERA
Diduga Terjerat Kasus Dugaan Penipuan, Tiko Aryawardhana Suami BCL Dipolisikan
Terungkap! Ini Motif Ibu Muda di Tangsel Lecehkan Anak Kandung yang Viral di Media Sosial
Kerap Dijodohkan dengan Inara Rusli, Ivan Gunawan Tak Mau Perjodohan Tersebut Disalahartikan
Viral! Kepergok Mencuri di Minimarket, Emak-Emak di Banten Pura-Pura Pingsan Hingga Diamuk Karyawan