“Anak-anak yang belajar makroekonomi pun tahu bahwa begitu banyak sektor akan bergerak. Semen, mebel, kabel listrik, besi, kayu, semuanya saling terkait,” ujar Hashim.
Meski demikian, ia juga mengingatkan agar pembangunan perumahan rakyat tidak hanya mengejar jumlah, tetapi juga kualitas.
Hashim meminta seluruh pihak terkait untuk memastikan mutu bangunan benar-benar terjaga agar masyarakat tidak kecewa. ***
Artikel Terkait
Cerai dengan Wardatina Mawa, Insanul Fahmi Ajukan Permintaan Khusus Soal Anak
Curhatan Guru di Semarang soal Program Makan Bergizi Gratis: Tugas Bertambah, Pulang Sekolah Jadi Lebih Lama
Viral! Kru Bus Diduga Buang Sampah di Tol, Perusahaan Minta Maaf dan Beri Sanksi Larangan Kerja Sebulan
Hadapi Ancaman Krisis Global, DPR Dukung Wacana Pemotongan Gaji Pejabat yang Diusulkan Prabowo
Sebut Warga ‘Rakyat Jelata’, Status WhatsApp Diduga Petugas SPPG Purbalingga Banjir Kritik
Sindir Polisi Lamban Tangkap Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Siskaeee: 'Giliran Konten Dewasaku Saja Cepat Ketangkep'
Arus Mudik Membludak di Gilimanuk: Antrean 35 Km, Pemudik Kelelahan hingga Pingsan