FIBA Rombak Sistem Peringkat Dunia, Timnas Kini Kumpulkan Poin Tanpa Risiko Dipotong

Photo Author
- Kamis, 27 November 2025 | 09:15 WIB
Ilustrasi - FIBA Rombak Sistem Peringkat Dunia   (Foto : rockstaracademy.com)
Ilustrasi - FIBA Rombak Sistem Peringkat Dunia (Foto : rockstaracademy.com)

INSIBERNEWS - FIBA resmi memperkenalkan sistem baru untuk FIBA World Ranking Men yang mulai berlaku jelang Kualifikasi Piala Dunia Basket 2027. Pembaruan ini dirilis sebagai upaya menyederhanakan proses penilaian sekaligus memberi penghargaan lebih besar kepada tim nasional yang tampil konsisten dan mampu melangkah jauh di turnamen besar.

Dalam pernyataan resminya, FIBA menjelaskan bahwa sistem terbaru dikembangkan bersama perusahaan riset Assist Research. Tujuannya jelas: membuat perhitungan ranking lebih relevan dengan performa terkini, lebih transparan, dan lebih akurat dalam merefleksikan kekuatan tim dunia.

Baca Juga: Jadwal Pekan ke-14 Super League: Persija Jamu PSIM, Borneo FC Tantang Bali United

Model terbaru ini tetap mempertahankan fondasi sistem 2017, yakni pendekatan berbasis pertandingan yang diperbarui setelah setiap jendela kualifikasi atau kompetisi utama FIBA. Namun, detail perhitungannya kini mengalami perubahan signifikan.

Di sistem baru, seluruh pertandingan—baik pada fase grup maupun fase gugur—memberikan poin untuk kedua tim yang bertanding, dengan pemenang mengantongi bonus tambahan.

Pertandingan di babak akhir, seperti semifinal dan final, memperoleh bobot lebih tinggi agar pencapaian di fase krusial benar-benar dihargai.

Baca Juga: Erick Thohir Pastikan Seleksi Pelatih Baru Timnas Masuk Tahap Akhir, Lima Kandidat Sedang Diwawancarai

Salah satu perubahan terbesar adalah hilangnya pendekatan adaptif. FIBA kini menerapkan model akumulatif, yang berarti tim menambah poin baru tanpa mengurangi poin lama yang sudah dikumpulkan. Dengan kata lain, setiap pertandingan menjadi kesempatan penuh untuk memperkuat posisi ranking.

FIBA juga memperbarui sistem diskon waktu, yang sebelumnya sangat memengaruhi stabilitas peringkat. Kini, menjelang event besar seperti Piala Dunia, Olimpiade, atau turnamen regional, total poin akan dipotong secara reguler sebesar 33 persen. Penyesuaian ini diterapkan ke semua tim secara rata sehingga tidak mengubah urutan ranking, tetapi menjaga agar performa terbaru tetap menjadi faktor dominan.

Baca Juga: Erick Thohir Ungkap Tiga Arahan Penting dari Presiden Prabowo untuk Tingkatkan Kesejahteraan Atlet

Perubahan ketiga adalah struktur poin yang dibuat lebih detail. Tim yang lolos dari satu babak ke babak berikutnya akan mendapatkan keuntungan lebih besar, sehingga performa mendalam di turnamen tingkat tinggi akan terasa signifikan dalam ranking akhir.

Sebagai penyempurna, FIBA turut menetapkan ulang bobot regional untuk Afrika, Amerika, Asia (termasuk Oseania), dan Eropa. Penyesuaian dilakukan berdasarkan hasil kompetisi empat tahun terakhir agar mencerminkan perkembangan level kompetitif masing-masing kawasan.

Dengan seluruh pembaruan ini, FIBA berharap ranking dunia dapat memberikan gambaran yang lebih adil dan lebih akurat mengenai kekuatan tim nasional basket di panggung internasional. ***

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X