Baca Juga: IHSG Anjlok, Sri Mulyani Sebut Faktor Global dan Nasional Sebagai Penyebab Utama
Kesimpulan
Dengan adanya pabrik pemurnian logam mulia terbesar di dunia di Gresik dan target produksi 60-70 ton emas per tahun, Indonesia semakin memantapkan posisi sebagai produsen emas global.
Transformasi dari penjualan bahan mentah menjadi barang jadi ini diyakini dapat meningkatkan nilai tambah ekonomi, menciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan, dan mengurangi ketergantungan pada ekspor bahan mentah.
Artikel Terkait
Wamenekraf Irene Umar Ajak Kolaborasi untuk Kembangkan Pembelajaran Digital di Indonesia
Remaja Konvoi Sambil Main Petasan di Kebon Jeruk, Warga Resah, KJP Bisa Dicabut!
Skandal Minyakita: Dua Pelaku Ditangkap, Terancam Penjara Lima Tahun
Megawati Ingatkan PDIP Soal RUU TNI: Jangan Sampai Dwifungsi Kembali
TNI Batal Urus Narkotika: Apa yang Terjadi dengan Revisi Undang-Undang TNI?
Pemerintah Rencanakan Transformasi BUMN Karya Menjadi BUMN Pangan Agrinas: Apa Dampaknya untuk Ketahanan Pangan?
IHSG Anjlok, Sri Mulyani Sebut Faktor Global dan Nasional Sebagai Penyebab Utama
Presiden Prabowo Siap Temui Investor Pasar Modal Setelah IHSG Anjlok, Luhut Pastikan Pemerintah Tetap Hati-hati
Harga Emas Terus Melonjak di Tengah Anjloknya IHSG, Analis Prediksi Kenaikan Belum Berhenti