Pendidikan Bukan Hanya Soal Makan: Anies Baswedan Beri Pandangan tentang Prioritas Pendidikan di Indonesia

Photo Author
Adi Sutiyawan, Insibernews
- Selasa, 4 Maret 2025 | 14:57 WIB
Program Makan Bergizi Gratis Dikritik Anies Baswedan (Foto : tangkap layar story Instagram/@aniesbaswedan)
Program Makan Bergizi Gratis Dikritik Anies Baswedan (Foto : tangkap layar story Instagram/@aniesbaswedan)

INSIBERNEWS - Pendidikan di Indonesia selalu menjadi topik yang hangat untuk dibahas, terutama saat pemerintah meluncurkan berbagai program baru untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Salah satunya adalah Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang baru-baru ini diperkenalkan oleh Pemerintah Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Namun, di balik semangat program tersebut, mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, memberikan pandangan kritis mengenai arah pendidikan di Indonesia, yang sangat relevan untuk dibahas.

 Baca Juga: Zelensky Siap Serahkan Mineral Ke AS Meski ada Ketegangan dengan Trump

Pendidikan Itu Lebih dari Sekadar Makanan, Anies Menyebut Isi Substansi Pendidikan yang Perlu Diperhatikan

Dalam sebuah ceramah yang ia berikan di Masjid Kampus Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta pada Senin malam (3/3/2025), Anies Baswedan menekankan bahwa pendidikan tidak hanya soal memberikan makanan bagi siswa. Menurutnya, program MBG yang memberikan makan bergizi gratis pada anak-anak sekolah memang penting, tetapi itu bukanlah inti dari perbaikan pendidikan di Indonesia.

"Sebab, pendidikan itu bukan hanya soal makan, tetapi lebih kepada bagaimana isi dari pendidikan itu sendiri," ujar Anies saat menjawab pertanyaan dari peserta ceramah yang mengaitkan MBG dengan kemajuan dunia pendidikan.

Anies berpendapat bahwa program pemberian makanan bergizi memang dapat membantu anak-anak agar lebih sehat dan siap belajar, tetapi itu tidak boleh mengalihkan perhatian dari kualitas materi yang diajarkan di dalam kelas. Fokus utama dalam pendidikan, menurutnya, adalah proses belajar mengajar yang berjalan dengan baik, bukan sekadar kebutuhan fisik anak-anak yang dipenuhi.

 Baca Juga: Inter Milan Kehilangan Federico Dimarco, Absen di Liga Champions dan Berpotensi Lewatkan Laga Timnas

Pendidikan Sebagai Investasi untuk Masa Depan

Anies juga berbicara tentang pentingnya investasi dalam pendidikan. Ia menekankan bahwa meski pendidikan memerlukan dana yang tidak sedikit, pengeluaran tersebut harus dipandang sebagai investasi jangka panjang. "Kalau dipandang sebagai investasi, maka kita tahu bahwa berapa pun alokasi yang kita keluarkan nantinya kita akan mendapat kembalian, namanya investasi akan ada return-nya," jelas Anies.

Investasi dalam pendidikan, menurutnya, sangatlah penting karena akan memberikan dampak positif yang besar untuk generasi mendatang. Oleh karena itu, Anies berharap agar alokasi anggaran untuk sektor pendidikan tidak dikurangi, karena dampak dari pengurangan tersebut tidak akan langsung terasa. "Memang dampak dari pengurangan itu tidak dirasakan sebelum Pemilu besok, tapi akan dirasakan di generasi yang akan datang," ujarnya.

Harapan Anies Terhadap Program MBG: Semoga Lancar dan Tanpa Masalah

Meskipun memberikan kritik terhadap fokus yang terlalu berat pada penyediaan makan, Anies Baswedan tetap berharap agar Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat berjalan dengan lancar dan tanpa hambatan. Ia mengungkapkan bahwa program ini memiliki niat yang baik untuk meningkatkan kesejahteraan anak-anak di Indonesia, dan ia berharap agar manfaatnya benar-benar bisa dirasakan oleh mereka.

"Yang penting program ini terlaksana dengan tanpa ada masalah. Kita doakan lancar," ujar Anies, berharap agar program tersebut bisa menguntungkan bagi generasi penerus bangsa.

Halaman:

Editor: Adi Sutiyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X