INSIBERNEWS - YouTuber dan kreator konten Jerome Polin kembali bikin heboh dunia maya. Lewat akun pribadinya, Jerome mengungkap bahwa dirinya pernah mendapat tawaran untuk menjadi buzzer dengan bayaran fantastis, yakni Rp150 juta.
Tawaran itu disebut-sebut mengusung narasi damai antara pemerintah, DPR, aparat Brimob, para pengemudi ojol, hingga masyarakat.
“Uang rakyat dipakai buat narasi-narasi pencitraan seolah-olah baik-baik saja. Jangan sampai lengah, jangan terpecah belah, kawal terus,” kata Jerome sambil menunjukkan isi penawaran yang ia terima. Unggahan itu langsung menyedot perhatian warganet dan menimbulkan diskusi hangat soal praktik buzzer politik.
Baca Juga: Penembakan di Sekolah Katolik AS Guncang Komunitas, Pelaku Terobsesi Pembunuhan Massal
Namun, dalam waktu hampir bersamaan, komedian sekaligus aktor Marshel Widianto justru mengunggah video lawas yang memperlihatkan suasana damai antara aparat dengan demonstran. Video itu dinilai sangat mirip dengan narasi yang dibocorkan Jerome.
Karena momen unggahan yang berdekatan, Marshel pun langsung dicurigai netizen menerima tawaran serupa. Nama ayah dua anak itu ramai jadi sorotan, bahkan tak sedikit yang menuduhnya dibayar Rp150 juta untuk mengunggah konten tersebut.
Baca Juga: AS Larang Mahmoud Abbas Hadiri Sidang Umum PBB, Delegasi Palestina Kehilangan Visa
Hujatan warganet membanjiri kolom komentar Marshel. Tak berselang lama, video itu akhirnya ia hapus dari akun Instagram pribadinya. Lewat unggahan klarifikasi, Marshel dengan rendah hati mengakui kesalahannya.
“Teman-teman, saya secara pribadi meminta maaf atas video sebelumnya di IG saya. Saya salah karena tidak berpikir panjang sebelum menaikan video itu. Memang bodoh saya,” tulis Marshel.
Baca Juga: Marseille Beri Penghormatan untuk Driver Ojol Korban Ricuh Demo Jakarta
Ia juga membantah tegas tuduhan bahwa dirinya dibayar. Menurutnya, video itu diunggah tanpa ada imbalan sama sekali.
“Saya sama sekali tidak dibayar dan video tersebut pun sudah saya take down. Memang bodoh saya dan tolol. Silahkan maki saya sepuasnya, saya terima konsekuensi atas kebodohan saya,” tambahnya.
Meski sudah memberi klarifikasi, pro-kontra masih bergulir. Banyak warganet yang mengapresiasi sikap jujur Marshel, namun tak sedikit pula yang menilai dirinya harus lebih berhati-hati dalam memilih konten, apalagi di tengah situasi sosial yang sedang panas.
Baca Juga: Indomobil Resmi Kuasai Nissan Motor Indonesia, Perkuat Bisnis Otomotif Nasional
Artikel Terkait
eaJ Park Suarakan Duka untuk Affan Kurniawan, Tunda Penjualan Tiket Konser Jakarta
Pendiri Kakao Entertaiment Terancam 15 Tahun Penjara dalam Kasus Manipulasi Saham SM Entertainment
Suzy Diterpa Isu Pernikahan dengan Bos Kosmetik, Agensi Siap Ambil Langkah Hukum
Go Min Si Buka Suara soal Isu Bullying, Tegaskan Tak Pernah Lakukan Kekerasan
Bahlil Janji Atasi Kelangkaan BBM, Pertamina Diperkuat dan Kuota Impor Naik
Baru Diet 3 Hari Sudah Turun 3 Kilo, Rahasianya Apa Sih?
Indomobil Resmi Kuasai Nissan Motor Indonesia, Perkuat Bisnis Otomotif Nasional
Marseille Beri Penghormatan untuk Driver Ojol Korban Ricuh Demo Jakarta
AS Larang Mahmoud Abbas Hadiri Sidang Umum PBB, Delegasi Palestina Kehilangan Visa
Penembakan di Sekolah Katolik AS Guncang Komunitas, Pelaku Terobsesi Pembunuhan Massal