“Saya memutuskan untuk melakukan transfer embrio tersebut. Meski mantan pasangan saya tidak setuju, tapi saya akan bertanggung jawab penuh atas keputusan ini,” katanya dengan tegas.
Lee juga mengungkap alasan emosional di balik keputusannya. Ia tak ingin mengulang rasa penyesalan saat hamil dan membesarkan anak pertamanya yang dulu ia jalani dalam kondisi mental yang penuh tekanan dan ketakutan.
Kini, ia ingin merayakan kehamilannya dengan cara yang berbeda—lebih tenang, lebih kuat, dan lebih penuh kasih.
“Saya selalu menginginkan seorang anak, dan saya tidak ingin mengulangi penyesalan yang saya rasakan terhadap Jung Yoon. Saya tidak mungkin membuang embrio itu,” tuturnya penuh haru.
Keputusan Lee Si Young ini pun menuai beragam reaksi dari publik dan media di Korea Selatan. Banyak yang memuji keberanian dan keteguhannya, sementara sebagian lain mempertanyakan etika dan dinamika hukum seputar kehamilan pasca perceraian.
Namun satu hal yang pasti, Lee Si Young telah memilih jalan yang ia yakini terbaik sebagai seorang ibu dan perempuan yang berdiri atas keputusannya sendiri.
Artikel Terkait
Romantisasi Hubungan Guru dan Murid SD, Adaptasi Drama 'My Beloved Elementary School Student' Picu Amarah Publik
Rumah Tangga Chikita Meidy di Ujung Tanduk, Diduga Lempar Botol ke Suami
Absen di Pemakaman Diogo Jota, Cristiano Ronaldo Dituding Tak Berempati
Taemin SHINee Dikecam Usai Beri Komentar Kontroversial Tentang Ramalan Gempa Jepang
Jadi Korban Pelecehan Saat Isi Acara di Bekasi, Nadin Amizah: Tubuhku Kesentuh Tanpa Izin, Aku Merasa Kotor
Ari Lasso Sindir Musisi Baru yang Ribet soal Riders, Jangan Manja di Dunia Profesional!
Marion Jola Siap Rilis Album Baru, Ada Lagu Bernuansa Timur dan Tentang Pelakor
Lee Siyoung Hamil Anak Kedua dari Mantan Suami: Embrio Terakhir, Kesempatan Terakhir
Bikin Heboh Saat Hadir di Running Man, Asa BABYMONSTER: 'Aku Cuma Lulus TK'
Makan Sehat ala Lee Daehwi, Dari Doenjangjjigae hingga Patbingsu Susu Kedelai