Kepergian Sang Sahabat: Ardhito Pramono Tulis Salam Haru untuk Gustiwiw

Photo Author
- Senin, 16 Juni 2025 | 09:16 WIB
Musisi Gustiwiw Meninggal Dunia (Foto ; Instagram/Gustiwiw)
Musisi Gustiwiw Meninggal Dunia (Foto ; Instagram/Gustiwiw)

INSIBERNEWS - Kabar duka masih menyelimuti dunia musik dan hiburan Indonesia atas kepergian Gusti Irwan Wibowo, atau yang akrab disapa Gustiwiw.

Musisi muda yang dikenal serba bisa ini meninggal dunia di usia 25 tahun pada Minggu, 15 Juni 2025, saat berada di Lembang, Bandung. Rencananya, mendiang akan dimakamkan di TPU Jati Sari pada sore hari di hari yang sama.

Baca Juga: Waspada Lagi! Kasus COVID-19 Mulai Meningkat, Jemaah Haji Diminta Jaga Kesehatan Usai Pulang

Banyak rekan musisi dan sahabat Gusti yang menyampaikan rasa duka mendalam, termasuk Ardhito Pramono. Dalam unggahan menyentuh di Instagram, Ardhito mengenang momen awal perkenalan mereka. Ia mengisahkan saat Gusti datang ke studio dengan semangat dan membawa lagu yang diciptakannya di atas motor.

“Gusti malam itu datang ke studio bilang bahwa dia baru bikin lagu di motor, dari lirik, nada, dia bikin di motor,” tulis Ardhito.

“Sebegitu jenius, tulus, romantis, dan penuh dengan bakatnya orang ini. Saat itu Gusti bilang, ‘Ini lagu dari gue untuk Tuhan.’”

Baca Juga: WhatsApp Tinggalkan HP Jadul Mulai Juni 2025: Cek Daftar Ponsel yang Terdampak!

Ardhito kemudian membagikan potongan lirik lagu yang ditulis Gusti:

“Hariku takkan mendung, ku selalu berlindung sebab kamu, di sisiku. Selalu ada untukku. Kembalilah padaku. Kembali padaku. Kembali pada-Mu.”

Baca Juga: Jadi Pengingat! Ini 5 Hal yang Perlu Kamu Terapkan Setiap Hari agar Tak Tertular Covid-19 Lagi

Tak hanya soal karya, Ardhito juga mengenang kedekatan dan dinamika hubungan persahabatan mereka yang kadang penuh emosi tapi selalu berakhir damai.

“Kita kalau berantem kayak orang pacaran, baikan langsung nangis-nangisan,” kenangnya.

Baginya, Gusti bukan sekadar teman biasa. Ia adalah sosok seniman sejati yang hadir dengan ketulusan dan dedikasi penuh untuk orang-orang di sekitarnya.

“Gusti adalah seniman, penghibur, psikolog, dan orang paling tulus. Hidupnya didedikasikan untuk memberikan kemaslahatan untuk kita semua,” tulis Ardhito.

Halaman:

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X