Waspada Lagi! Kasus COVID-19 Mulai Meningkat, Jemaah Haji Diminta Jaga Kesehatan Usai Pulang

Photo Author
- Senin, 16 Juni 2025 | 09:09 WIB
Ilustrasi jemaah Haji (Istimewa)
Ilustrasi jemaah Haji (Istimewa)

INSIBERNEWS - Kementerian Kesehatan RI kembali mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap penyebaran COVID-19, terutama di tengah momentum kepulangan jemaah haji dari Tanah Suci.

Berdasarkan data terbaru hingga pekan ke-24 tahun 2025, tercatat sudah ada 179 kasus positif COVID-19 secara nasional. Dari 32 pemeriksaan pada minggu terakhir, ditemukan 1 kasus positif dengan tingkat positivity rate mingguan sebesar 3,13 persen.

Baca Juga: WhatsApp Tinggalkan HP Jadul Mulai Juni 2025: Cek Daftar Ponsel yang Terdampak!

Angka kumulatif ini diperoleh dari total 10.057 spesimen yang diperiksa, dengan positivity rate secara keseluruhan mencapai 1,78 persen. Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, Aji Muhawarman, menyampaikan bahwa data tersebut merupakan gabungan dari laporan laboratorium serta pemantauan sentinel ILI (Influenza-Like Illness) dan SARI (Severe Acute Respiratory Infections).

Baca Juga: Jadi Pengingat! Ini 5 Hal yang Perlu Kamu Terapkan Setiap Hari agar Tak Tertular Covid-19 Lagi

“Jadi 179 itu akumulasi dari hasil pemeriksaan lab dan pemantauan gejala mirip flu dan infeksi pernapasan akut,” jelas Aji saat dihubungi dari Jakarta, Senin (16/6).

Selain melaporkan perkembangan kasus, pemerintah juga menyoroti pentingnya pemantauan kesehatan para jemaah haji yang tengah bersiap pulang atau sudah tiba kembali di Tanah Air.

Kemenkes mengimbau agar para jemaah tetap menjaga kesehatan tubuh dan kemabruran ibadahnya, serta mewaspadai komplikasi penyakit seperti hipertensi, diabetes, gagal ginjal, hingga COVID-19.

Baca Juga: Israel Guncang Teheran: Kepala Intelijen IRGC Tewas, Korban Sipil Membengkak

Guna mengantisipasi potensi penyebaran penyakit, para jemaah haji akan melalui pemeriksaan kesehatan setibanya di bandara debarkasi. Mereka juga diminta mengisi Kartu Kesehatan Jamaah Haji (KKJH), yang akan menjadi alat pemantauan kondisi kesehatan selama beberapa minggu ke depan setelah tiba di Indonesia.

"Semua jemaah akan melewati thermal scanner di bandara untuk mendeteksi gejala seperti demam atau flu," lanjut Aji.

Baca Juga: Selamat! Al Ghazali dan Alyssa Daguise Menikah, Pesta Megah di JCC Jadi Penutup Manis

Jika ada keluhan kesehatan yang muncul usai kepulangan, Aji menegaskan agar jemaah segera mendatangi fasilitas layanan kesehatan terdekat dengan membawa KKJH, sehingga dapat ditangani lebih cepat dan tepat.

Pemerintah juga terus mengawasi situasi ini dengan cermat, mengingat masa pasca-haji kerap menjadi momen rawan penularan penyakit akibat aktivitas fisik yang padat dan mobilitas tinggi selama di Tanah Suci.

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X