Kondisi di lokasi syuting pun disebut tidak manusiawi. Para staf dan figuran harus menunggu berjam-jam di luar ruangan saat musim dingin tanpa tempat berteduh, hanya disediakan burger dan minuman dingin sebagai konsumsi. Bahkan ada figuran lansia yang tidak diberi makan sama sekali atau dipaksa makan dalam waktu 30 menit.
Baca Juga: Usai Lepas Status Lajang, Luna Maya Kini 'Serah Terima' Jabatan Ketua Jomblo ke Raline Shah
Lebih mengejutkan lagi, beberapa pemeran figuran mengaku dipaksa mencukur rambut demi peran, tapi setelahnya tidak diberi kompensasi sepeser pun.
Situasi ini memunculkan kekhawatiran soal lemahnya sistem perlindungan tenaga kerja di industri hiburan Korea Selatan.
Kini publik menantikan langkah konkret dari Netflix untuk memastikan keadilan bagi para pekerja di balik layar.
Artikel Terkait
Masih Sibuk Kerja Meski Sudah Menikah, Luna Maya dan Maxime Bouttier Ungkap Alasan Belum Sempat Honeymoon
Ramai Dijuluki Warganet Sebagai 'Mulyono Jilid 2', Begini Tanggapan Dedi Mulyadi
Cerita Jokowi Soal Masa Lalu yang Pernah Jatuh Sakit dan 'Mulyono' sebagai Nama Kecilnya
Putrinya Dilaporkan Yoni Dores ke Polisi Terkait Hak Cipta, Respon Ayah Lesti Kejora: Doakan Saja
Diduga Cekcok, Video Presiden Prancis Macron Ditoyor Sang Istri Viral di Medsos Jelang Kunjungan ke RI
Usai Lepas Status Lajang, Luna Maya Kini 'Serah Terima' Jabatan Ketua Jomblo ke Raline Shah
Kabar Duka, Aktor Senior Choi Jung-woo dari Drakor Populer 'Doctor Stranger' Meninggal Dunia
Tuntut Ganti Rugi Rp100 Miliar, Nikita Mirzani Buka Suara Soal Kasus Dugaan Pemerasan Review Skincare
Lisa Mariana Gugat Ridwan Kamil soal Hak Identitas Anak, Sidang Perdana Digelar di PN Bandung
Siap-siap! BLACKPINK Bakal Konser di GBK Jakarta Setelah 2 Tahun, Begini 3 Cara Beli Tiketnya