"Oh ini itu adalah doa aqiqah nak, bukan doa akeket," kata Mbah Kholil Bangkalan menjelaskan.
Mendengar keterangan kiainya, santri khodam itu pun terkaget-kaget dan tertunduk malu.
Ternyata doa yang dipakainya selama berkelahi iru adalah doa untuk aqiqoh. Santri khodam itu salah baca tapi ternyata tetap manjur.
Itulah kekuatan doa yang diiringi keyakinan kuat dari dalam di hati. (**)
Artikel Terkait
Twitter/X dan Telegram Tak Jadi Diblokir, Begini Penjelasan Kominfo
Merinding! Ada 5 Jenis Santet Suku Dayak Sangat Mengerikan Korban, Yang Jadi Sasaran Targetnya, Salah Satunya Dengan Jari Telunjuk
Daya Tarik Pesona Kawah Putih Gunung Patuha Ciwidey Bandung, Cukup Pikat Pengunjung Saat Libur Panjang Sekolah
EDITORIAL: Investor Raksasa Teknologi Dunia, Indonesia No!, Malaysia Yes!
Haru Biru! Bak Sinetron PENGANTIN PRIA Menangis Usai Ijab Kabul, Akhirnya Terlaksana Setelah 15 Tahun Pacaran
Berhentilah Memfitnah Terong, 6 Khasiat TERONG UNGU Untuk Kesehatan, Benarkah Mengkonsumsi Terong Ungu Stamina Pria Menjadi Loyo ?
Cerita Abu Nawas : Jawaban Jitu, Pertanyaan Teka-Teki Raja
Wow! Pendapatan Daerah Purwakarta dari Retribusi Parkir Capai Miliaran Rupiah
Tingkatkan Wajib Pajak, Operasi Gabungan KTMDU Purwakarta Sasar Ratusan Kendaraan Bermotor
Suri Tauladan: Kisah Semangkuk Bakmi, Menjadi Sadar Akan Kasih Sayang Ibu