otomotif

Geger Skandal Daihatsu, Toyota & Suzuki Tunda Rilis Mini EV hingga 2025! Kini Bersatu Siap Lawan Serbuan Mobil Cina?

Kamis, 30 Januari 2025 | 21:38 WIB
Daihatsu, Toyota, dan Suzuki Siap Kejutkan Dunia dengan EV Mini 2025 (foto: Istimewa)

INSIBERNEWS - Persaingan kendaraan listrik mini di Jepang makin panas! Setelah sempat tertunda akibat skandal Daihatsu, kini tiga raksasa otomotif Jepang—Toyota, Daihatsu, dan Suzuki—siap meluncurkan minivan listrik (BEV) mereka pada tahun fiskal 2025.

Sebenarnya, kendaraan ini dijadwalkan debut lebih awal, tepatnya pada tahun fiskal 2023. Namun, pengembangan sempat terhenti karena Daihatsu tersandung kasus manipulasi hasil uji keselamatan untuk mendapatkan sertifikasi pemerintah. Untungnya, setelah berbenah, proyek ini akhirnya dilanjutkan kembali.

 Baca Juga: Tesla Gugat Uni Eropa! Tarif Tambahan 35,3% Bikin Panas, BMW & BYD Ikut Melawan?

Kolaborasi Tiga Raksasa Otomotif Jepang
Mobil listrik mini ini bukan sekadar proyek biasa. Kombinasi keahlian Daihatsu dan Suzuki di sektor kendaraan kecil serta teknologi EV dari Toyota menjanjikan produk yang kompetitif. Yang menarik, kendaraan ini akan diproduksi oleh Daihatsu tetapi akan dijual dengan nama merek bersama.

Kenapa Mini EV Jadi Primadona?
Permintaan untuk van mini listrik sedang naik daun. Banyak perusahaan truk Jepang mulai beralih ke EV buatan Cina yang lebih murah dan tersedia lebih cepat. Hal ini bikin produsen mobil Jepang harus bergerak cepat agar tidak kehilangan pangsa pasar.

Beberapa pabrikan sebenarnya sudah mengambil langkah lebih dulu. Mitsubishi Motors, misalnya, kembali menjual mobil listrik mini tiga tahun lalu, sementara Honda baru saja meluncurkan model serupa pada Oktober tahun lalu.

 Baca Juga: Motor Baru 2025 Lawan Yamaha Aerox Alpha dengan Desain Kulit Ular dan Teknologi Canggih, SYM MMBCU 2025 Harga Rp 59,7 Juta, Lebih Irit dan Sporty

Dengan kembalinya Toyota, Daihatsu, dan Suzuki ke arena, persaingan mobil mini EV di Jepang bakal makin menarik. Apakah mereka bisa menandingi dominasi EV buatan Cina? Kita tunggu saja gebrakannya tahun depan!

Tags

Terkini