“Kalau kita lihat secara historis, pasar motor Indonesia selalu menemukan titik balik di akhir tahun. Itu sebabnya kami tidak merasa perlu mengubah target,” jelas Johannes lagi.
Dengan kondisi tersebut, AISI berharap tahun 2025 tetap bisa menjadi momentum stabil bagi industri motor di Indonesia. Optimisme ini sekaligus menjadi sinyal bahwa roda bisnis kendaraan roda dua masih berputar kencang, meski tantangan ekonomi datang silih berganti.