otomotif

BYD Cetak Laba Fantastis di Paruh Pertama 2025, Mobil Listrik Jadi Mesin Utama

Sabtu, 30 Agustus 2025 | 13:28 WIB
BYD Cetak Laba Fantastis di Paruh Pertama 2025 (Foto : BYD)

INSIBERNEWS - Raksasa kendaraan energi baru asal China, BYD Company Limited, kembali menunjukkan taringnya di pasar otomotif global.

Pada semester pertama 2025, perusahaan yang bermarkas di Shenzhen ini berhasil meraih kinerja keuangan yang solid, dengan pertumbuhan laba dan pendapatan yang melampaui ekspektasi banyak pihak.

Baca Juga: Populasi Mobil Listrik di RI Tembus 274 Ribu, Insentif PPN Jadi Pendorong Utama

Berdasarkan laporan keuangan terbarunya, BYD mencatatkan pendapatan sebesar 371,28 miliar yuan atau sekitar Rp850 triliun dengan asumsi kurs Rp2.291 per yuan. Angka ini meningkat 23,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Tak hanya pendapatan, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemegang saham juga ikut terkerek. Pada H1 2025, BYD meraup 15,51 miliar yuan, naik 13,79 persen dari paruh pertama 2024. Lonjakan ini semakin menegaskan posisi BYD sebagai salah satu pemain dominan di industri kendaraan energi baru (new energy vehicle/NEV).

Baca Juga: Psikolog Lita Gading Diperiksa Polisi, Tegaskan Misi Edukasi Bukan Perundungan

Sektor otomotif, terutama dari penjualan kendaraan listrik berbasis baterai, hibrida plug-in, serta produk terkait, masih menjadi motor penggerak utama pertumbuhan perusahaan.

Permintaan yang terus meningkat di pasar domestik maupun internasional membuat kontribusi sektor ini semakin besar terhadap total pendapatan BYD.

Namun, tidak semua lini bisnis BYD mencatat hasil manis. Segmen komponen genggam dan layanan perakitan justru mengalami penurunan. Meski demikian, performa luar biasa dari divisi otomotif berhasil menutupi pelemahan tersebut.

Baca Juga: Nama Disalahgunakan, Ernest Prakasa Geram Jadi Korban Kanal YouTube Palsu

Analis menilai strategi BYD untuk agresif memperluas portofolio produk, mulai dari mobil listrik terjangkau hingga kendaraan premium, menjadi salah satu faktor kunci suksesnya. Selain itu, ekspansi ke berbagai negara, termasuk penetrasi ke pasar Eropa dan Asia Tenggara, ikut mendongkrak kinerja penjualan.

Tak hanya fokus pada mobil penumpang, BYD juga gencar mengembangkan bus listrik, truk listrik, hingga solusi energi terbarukan. Hal ini sejalan dengan visi perusahaan untuk menjadi pemimpin global dalam transisi menuju transportasi ramah lingkungan.

Baca Juga: Bakal Gunakan Biaya Pribadi, Menteri PKP Janjikan Rumah Bersubsidi bagi Keluarga Affan Kurniawan

Dengan tren pertumbuhan yang konsisten, banyak pengamat memperkirakan performa BYD masih akan cemerlang hingga akhir 2025.

Halaman:

Tags

Terkini