otomotif

Siap Pasang Charging Station EV di Rumah? Ini Hal-Hal yang Wajib Kamu Perhatikan

Jumat, 15 Agustus 2025 | 08:00 WIB
Foto ilustrasi mobil listrik. (Unsplash/MichaelFousert)

INSIBERNEWS - Memiliki mobil listrik kini semakin diminati di Indonesia. Selain ramah lingkungan, biaya operasionalnya juga lebih hemat dibanding mobil berbahan bakar fosil.

Namun, jika ingin pasang charging station di rumah, ada beberapa hal yang perlu benar-benar dipersiapkan agar prosesnya aman, efisien, dan tidak bikin kantong jebol.

Baca Juga: Ketua DPR Komisi XIII Tolak Royalti Musik di Acara Pernikahan, Minta UU Hak Cipta Direvisi

Pertama, periksa dulu daya listrik di rumah. Charger mobil listrik biasanya membutuhkan daya besar, terutama tipe fast charging. Kalau daya listrik masih kecil, kamu mungkin perlu upgrade daya ke PLN. Proses ini juga akan memakan biaya tambahan, jadi hitung matang-matang sebelum memutuskan.

Kedua, tentukan jenis charger yang ingin dipasang. Ada charger portable yang bisa dicolok ke stop kontak biasa, ada juga wallbox charger yang lebih permanen dan cepat mengisi baterai. Pilihan ini akan berpengaruh pada kecepatan pengisian dan kebutuhan daya.

Baca Juga: Prabowo Bakal Sampaikan Pidato Kenegaraan di Sidang Tahunan MPR Jelang HUT RI ke-80 Hari Ini

Ketiga, pikirkan soal lokasi pemasangan. Sebaiknya pilih area yang dekat dengan tempat parkir mobil, terlindung dari hujan, dan memiliki ventilasi yang baik. Penempatan yang tepat akan membuat proses charging lebih praktis dan mengurangi risiko korsleting.

Keempat, pastikan instalasi dilakukan oleh teknisi berpengalaman. Pemasangan charger EV bukan hal sepele, karena menyangkut kelistrikan bertegangan tinggi. Memakai jasa profesional akan memastikan instalasi sesuai standar keamanan.

Baca Juga: Tips Bikin Interior Mobil Makin Nyaman, Aman, dan Bikin Betah di Jalan

Kelima, hitung biaya keseluruhan, bukan hanya harga chargernya. Termasuk biaya upgrade daya, kabel, instalasi, hingga box pelindung. Dengan begitu, kamu bisa menghindari pengeluaran tak terduga di tengah jalan.

Keenam, pertimbangkan sistem keamanan tambahan. Misalnya, memasang MCB khusus atau perangkat pemutus arus otomatis untuk mencegah kebakaran atau kerusakan akibat arus berlebih. Ini penting demi melindungi rumah dan kendaraanmu.

Baca Juga: Mobil Mewah dan Uang Senilai Rp2,4 M Disita KPK Dalam OTT Kasus Suap Izin Hutan

Terakhir, pikirkan soal kebiasaan charging harian. Tidak semua orang butuh fast charging, apalagi jika penggunaan mobil hanya untuk jarak dekat. Menyesuaikan tipe charger dengan kebutuhan akan membuat investasi ini lebih efisien dan tahan lama.***

Tags

Terkini