Program pengembangan usia muda, kompetisi domestik, hingga pembinaan pelatih terancam terdampak jika krisis ini tidak segera diatasi.
Baca Juga: Sumardji Mundur dari Pos Manajer Timnas, Tetap Bertahan di BTN Usai Gagal di SEA Games 2025
Pengamat sepak bola Malaysia menilai, krisis ini seharusnya menjadi titik balik untuk reformasi menyeluruh. Tanpa langkah tegas dan akuntabilitas yang jelas, sepak bola Malaysia dikhawatirkan akan semakin tertinggal di kawasan Asia Tenggara, bahkan kehilangan kepercayaan publik yang selama ini menjadi napas utama olahraga tersebut.***