news

Erdogan Tuntut Israel Tanggung Biaya Rekonstruksi Gaza, Nilainya Capai Rp1.600 Triliun

Selasa, 11 Februari 2025 | 13:20 WIB
Kondisi Gaza Yang Hancur Lebur Akibat Serangan Israel (Foto : REUTERS/FADI WHADI)

INSIBERNEWS – Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, kembali menyuarakan sikap tegasnya terhadap Israel. Dalam kunjungannya ke Malaysia pada Selasa (11/2/2025), Erdogan menuntut Israel untuk menanggung penuh biaya rekonstruksi Gaza yang hancur akibat serangan militer.

Ia menilai pemerintah Israel, terutama di bawah kepemimpinan Benjamin Netanyahu, harus bertanggung jawab atas kehancuran yang terjadi di wilayah tersebut.

Baca Juga: Sidang Praperadilan Hasto Memanas, Hakim Minta Semua Pihak Tenang

"Kerusakan di Gaza diperkirakan mencapai USD100 miliar atau sekitar Rp1.600 triliun. Dan pihak yang harus membayarnya adalah Israel serta pemerintahan Netanyahu," tegas Erdogan, dikutip dari South China Morning Post (SCMP).

Selain menuntut pertanggungjawaban finansial, Erdogan juga kembali menegaskan pentingnya dukungan internasional untuk pembentukan negara Palestina yang merdeka dan berdaulat.

Baca Juga: Trump Sebut Ingin Beli Gaza, Berencana Rekonstruksi Kawasan

Menurutnya, dunia harus bergerak untuk mewujudkan Palestina dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kota, sebagai solusi permanen terhadap konflik yang terus berlarut.

Turki sendiri telah menjadi salah satu negara yang paling vokal dalam menentang serangan Israel ke Gaza. Erdogan berulang kali mengecam aksi militer Tel Aviv dan menyerukan sanksi internasional sebagai bentuk tekanan.

Baca Juga: Prabowo Bakal Gebrak Besar-besaran BUMN, Lapangan Kerja Jadi Prioritas

Ia juga menegaskan bahwa tanpa tanggung jawab nyata dari Israel, upaya rekonstruksi Gaza akan menjadi beban berat bagi komunitas global.

Pernyataan Erdogan ini semakin memperkuat posisi Turki sebagai salah satu pendukung utama perjuangan Palestina di panggung internasional. Namun, hingga saat ini, Israel belum memberikan tanggapan resmi terhadap tuntutan tersebut.

Tags

Terkini