INSIBERNEWS - Ribuan personel gabungan dikerahkan untuk mengawal aksi unjuk rasa Aliansi Honorer R2 dan R3 Indonesia yang berlangsung di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, Senin (3/2/2025).
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, mengatakan bahwa total 1.394 personel dari berbagai instansi diterjunkan demi memastikan jalannya aksi tetap kondusif.
Baca Juga: Prabowo Tinjau Langsung Program Makan Bergizi Gratis di Sekolah Pulogadung
"Kami melibatkan personel dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, TNI, Pemda DKI, dan instansi terkait yang ditempatkan di beberapa titik strategis sekitar Gedung DPR RI," ujarnya.
Selain melakukan penjagaan, petugas juga disiagakan untuk mencegah massa aksi menerobos masuk ke dalam gedung parlemen. Di sisi lain, kepolisian telah menyiapkan skenario rekayasa lalu lintas yang bersifat situasional.
Baca Juga: Trump Kembali Serukan Kanada Jadi Negara Bagian ke-51, Picu Ketegangan Baru
"Pengalihan arus akan diterapkan jika diperlukan, sesuai dengan perkembangan di lapangan," tambah Susatyo.
Dalam pengamanan ini, seluruh personel diminta untuk bertindak secara persuasif dan mengedepankan pendekatan humanis. Mereka juga dilarang membawa senjata api.
Kepolisian turut mengimbau para koordinator aksi agar menyampaikan aspirasi secara damai, tanpa provokasi yang bisa memicu ketegangan.
Baca Juga: Aktris Senior 'Squid Game 2' Lee Joo Sil Meninggal Dunia Karena Kanker Perut
Aksi unjuk rasa ini merupakan bagian dari perjuangan tenaga honorer yang menuntut kejelasan status dan kesejahteraan mereka. Hingga saat ini, situasi di depan Gedung DPR RI masih dalam kondisi terkendali dengan pengamanan ketat dari aparat.