INSIBERNEWS - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengungkapkan dalam wawancara dengan Fox News pada Kamis, 23/01/2025, bahwa ia berencana untuk kembali mencoba menjalin komunikasi dengan Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un.
Dalam wawancara tersebut, Trump mengatakan bahwa ia merasa cocok dengan Kim dan bahkan menggambarkan sang pemimpin Korea Utara sebagai "orang yang cerdas."
Ketika ditanya apakah ia akan kembali menghubungi Kim, Trump menjawab dengan tegas bahwa ia akan melakukannya, meskipun tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai bentuk komunikasi yang dimaksud atau kapan itu akan dilakukan.
Trump juga menyoroti bahwa tiga pertemuannya dengan Kim selama masa jabatannya sebagai presiden AS adalah salah satu pencapaian utamanya.
Pertemuan pertama mereka pada 2018 di Singapura menjadi titik awal hubungan diplomatik yang belum pernah terjadi sebelumnya antara Amerika Serikat dan Korea Utara, yang fokus utamanya adalah untuk mendorong denuklirisasi di Semenanjung Korea.
Dengan pernyataan ini, Trump kembali menunjukkan keinginannya untuk memainkan peran dalam proses diplomasi terkait isu nuklir Korea Utara, meskipun upaya sebelumnya belum menghasilkan kesepakatan permanen.
Seiring dengan berkembangnya situasi politik global, kemungkinan pertemuan baru ini dapat menjadi salah satu langkah besar dalam mempengaruhi hubungan internasional ke depan.