INSIBERNEWS - Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, kembali membuat dunia waspada setelah mengunjungi fasilitas pengayaan uranium dan lembaga senjata nuklir di negaranya.
Laporan ini dirilis oleh surat kabar Rodong Sinmun pada Rabu (29/01/2025), menandai pertama kalinya Kim menginspeksi fasilitas nuklir sejak September lalu.
Perkuat Perisai Nuklir, Siap Hadapi Musuh?
Dalam kunjungan tersebut, Kim menegaskan pentingnya memproduksi lebih banyak bahan baku nuklir guna memperkuat pertahanan Korea Utara. Ia menyebutkan bahwa situasi keamanan negaranya semakin tidak stabil dan konfrontasi jangka panjang dengan negara-negara “kejam dan bermusuhan” tidak bisa dihindari.
Kim juga menyinggung rencana pertahanan lima tahun yang akan berakhir tahun ini. Ia menegaskan bahwa Korea Utara harus terus meningkatkan kapasitas nuklirnya demi menjamin kedaulatan, kepentingan nasional, dan hak untuk berkembang.
Timing yang Mengundang Pertanyaan
Laporan ini muncul kurang dari 10 hari setelah pelantikan Presiden AS Donald Trump. Banyak yang menduga langkah Kim ini adalah sinyal politik terhadap kebijakan luar negeri Washington yang selama ini keras terhadap Korea Utara.
Dunia Harus Bersiap?
Dengan pernyataan Kim yang semakin agresif dan kunjungannya ke fasilitas nuklir, dunia kini menanti bagaimana respons negara-negara lain, terutama AS dan sekutunya. Apakah ini tanda ketegangan baru di Semenanjung Korea? Pantau terus perkembangan berikutnya!