Susu akan disajikan di daerah-daerah yang terdapat sapi perah saja. Sedangkan di daerah yang tidak memiliki sapi perah maka tidak ada susu di dalam menu.
Baca Juga: Said Abdullah Tegaskan Hasto Kristiyanto Tidak Kabur, Masih Aktif di PDIP
Hal ini diungkapkan oleh Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana pada 6 Januari 2025.
“Susu akan menjadi bagian makan bergizi untuk wilayah-wilayah di mana sapi perahnya ada, dan untuk mendorong agar tiap daerah punya sapi perah,” ujar Dadan Hindayana.
Selain itu, Juru Bicara Kantor Komunikasi Kepresidenan, Adita Irawati menyampaikan bahwa susu yang tidak ada di dalam menu ini bisa menjadi bahan evaluasi.
Namun menurut Adita Irawati, susu tidak harus selalu ada di menu karena hal yang terpenting adalah gizi bisa dipenuhi dari menu yang ada.***