INSIBERNEWS - Makan bergizi gratis merupakan salah satu program unggulan yang diusung oleh Prabowo-Gibran saat kampanye Pilpres.
Dalam kampanye Prabowo-Gibran, mereka menjanjikan program makan bergizi gratis untuk makan siang dan susu gratis untuk anak sekolah.
Saat ini program makan bergizi gratis sudah mulai dijalankan sejak 6 Januari 2025.
Baca Juga: Apple Resmi Investasi di Indonesia dan Bangun Pabrik AirTag, iPhone 16 Bisa Masuk Pasar Domestik?
Namun tidak ada susu di dalam menu makan bergizi gratis, hal ini tentu menjadi tidak sesuai dengan janji kampanye.
Susu memang menjadi salah satu bahan makanan yang sangat penting dalam menu makan sehari-hari, terutama untuk mendukung tumbuh kembang tubuh yang sehat.
Karena susu kaya akan nutrisi, mengandung protein, kalsium, vitamin D, dan fosfor, yang semuanya berperan dalam menjaga kesehatan tulang dan gigi.
Baca Juga: Bukalapak Tutup Marketplace: Fokus Jualan Pulsa dan Token, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Kalsium dalam susu, misalnya, sangat penting untuk pembentukan tulang yang kuat dan pencegahan penyakit seperti osteoporosis di usia tua.
Selain itu, susu juga berfungsi sebagai sumber energi karena mengandung karbohidrat dalam bentuk laktosa.
Kandungan vitamin B12 dan riboflavin dalam susu mendukung kesehatan sistem saraf dan metabolisme tubuh.
Baca Juga: Agus Salim Marah Besar! Uang Donasi Rp1,3 Miliar untuk Dirinya Mau Dialihkan ke Korban Bencana?
Bagi anak-anak, susu menjadi komponen penting dalam mendukung pertumbuhan fisik dan perkembangan otak.
Dilansir INsibernews dari akun Instagram @narasinewsroom (8/1/2025), menanggapi hal tersebut pemerintah menyampaikan bahwa susu bukan menu wajib di program makan bergizi gratis.
Artikel Terkait
Belum Genap 100 Hari Menjabat, Prabowo Tepati Janji Program Makan Bergizi Gratis yang Mulai Dilakukan di 26 Provinsi Hari Ini
Pemerintah Targetkan 5.000 Kepala SPPG untuk Kelola Dapur Makan Bergizi Gratis di 2025
Tertarik Jadi Mitra Program Makan Bergizi Gratis? Begini Cara Daftar hingga Proses Verifikasi dari BGN
Disorot Media Asing, Ungkapan Syukur Penerima Makan Bergizi Gratis saat Diwawancarai Al Jazeera: Alhamdulillah Kami Terbantu
Anggaran untuk Program Makan Bergizi Gratis Ternyata hanya Cukup Sampai Juni 2025, Bagaimana Kelanjutannya?