INSIBERNEWS - Saat ini viral kasus seorang mahasiswa Sulawesi Barat DIkeroyok oleh oknum polisi.
Mahasiswa tersebut diduga dikeroyok diduga karena menegur polisi yang berkunjung ke asrama putri pada malam hari.
Polisi yang diduga tidak terima ditegur akhirnya cekcok dan kemudian terlibat perkelahian dengan mahasiswa tersebut.
Baca Juga: Dinilai Membahayakan Penumpang KRL, KAI Berencana Tutup Stasiun Karet
Tidak hanya terlibat perkelahian saja, polisi tersebut memanggil sejumlah temannya diduga berjumlah 6 orang untuk mengeroyok korban.
Kapolda Sulawesi Barat Irjen Pol Adang Ginanjar meminta maaf atas kejadian tersebut.
Irjen Pol Adang Ginanjar juga menyampaikan bahwa tindakan kekerasan yang dilakukan oleh oknum polisi tidak mencerminkan seluruh anggota kepolisian.
Baca Juga: Alami Gagal Ginjal Kronis, Pengacara Alvin Lim Tutup Usia
Kemudian ia berjanji untuk memberikan tindakan tegas kepada para pelaku.
Dilansir INsibernews dari akun Instagram @narasinewsroom (5/1/2025), menurut keterangan dari Kabid Humas Polda Sulbar Kombes Pol Slamet Wahyudi, pelaku pengeroyokan telah di Patsus.
Selanjutnya, para pelaku akan mendapatkan hukuman yang sesuai dengan ketentuan.
Baca Juga: Waspada! Kemenkes Imbau Masyarakat soal Wabah HMPV yang Marak di China, Seberapa Bahaya?
“Semua anggota yang terlibat aksi pengeroyokan terhadap seorang aktivis HMI saat ini sudah di Patsus,” ungkap Kombes Pol Slamet Wahyudi.