news

Pemerintah Pastikan Tidak Akan Impor Beras, Jagung, Gula, dan Garam di 2025

Selasa, 31 Desember 2024 | 14:33 WIB
Pemerintah Pastikan Tidak Akan Impor Beras, Jagung, Gula, dan Garam di 2025 (Foto : By GDM Organik)

INSIBERNEWS - Pemerintah Indonesia memastikan bahwa untuk tahun 2025, negara tidak akan melakukan impor komoditas utama seperti beras, jagung, gula, dan garam.

Keputusan ini tercapai setelah rapat terbatas antara sejumlah menteri terkait dan Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Senin (30/12/2024).

Baca Juga: Bahlil Lahadalia Bela Jokowi Soal Tuduhan Perpanjangan Masa Jabatan 3 Periode

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menegaskan bahwa langkah ini bertujuan untuk mendukung ketahanan pangan domestik serta memastikan kecukupan pasokan komoditas penting bagi masyarakat.

Baca Juga: Kemenperin Ungkap Komunikasi dengan Apple Terkait Investasi Masih Lewat WhatsApp, Belum Ada Pembahasan Formal

Selain mengumumkan kebijakan bebas impor untuk komoditas tersebut, pemerintah juga mengambil keputusan penting terkait harga pembelian petani (HPP).

Harga HPP gabah yang sebelumnya sebesar Rp6.000 per kilogram kini dinaikkan menjadi Rp6.500 per kilogram.

Baca Juga: Identifikasi Jenazah Kecelakaan Pesawat Jeju Air Hampir Rampung, 174 Korban Teridentifikasi

Begitu pula dengan harga jagung yang meningkat dari Rp5.000 menjadi Rp5.500 per kilogram.

Kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan petani Indonesia dengan memastikan mereka mendapatkan harga yang lebih baik untuk hasil pertanian mereka.

Baca Juga: Mengapa Black Box Pesawat Memiliki Peran Penting Saat Ada Kecelakaan?

Pemerintah juga menegaskan bahwa untuk jagung dan gabah, sebanyak apapun hasil panen yang ada, pemerintah akan menjamin penyerapan penuh sesuai dengan harga yang telah ditetapkan.

Hal ini menjadi komitmen pemerintah dalam mendorong produksi dalam negeri dan memastikan pasokan pangan yang stabil di seluruh wilayah Indonesia.

Baca Juga: PDIP Minta KPK Fokus Tangani Kasus Besar Yang Mandek, Respons Dugaan Skandal Korupsi

Halaman:

Tags

Terkini