news

Kemenperin Ungkap Komunikasi dengan Apple Terkait Investasi Masih Lewat WhatsApp, Belum Ada Pembahasan Formal

Selasa, 31 Desember 2024 | 14:19 WIB
Apple Company (Foto : Investopedia)

INSIBERNEWS - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyampaikan bahwa komunikasi dengan pihak Apple terkait tawaran investasi di Indonesia hingga saat ini masih dilakukan secara informal, menggunakan fitur chat di WhatsApp (WA).

Juru Bicara Kemenperin, Febri Hendri Antoni Arif, mengungkapkan bahwa meski Apple telah mengajukan proposal investasi senilai Rp16 triliun, belum ada diskusi formal terkait kelanjutan investasi tersebut.

Baca Juga: Semarak Jakarta Mendunia: Sambut Tahun Baru 2025, Ini Daftar Titik yang Terkena Penutupan Jalan!

Febri menjelaskan, proposal investasi tersebut sebenarnya sudah diterima oleh Direktorat Jenderal Industri Manufaktur dan Elektronika (Ilmate) Kemenperin.

Namun, meskipun sudah ada tanggapan, seluruh komunikasi yang terjadi dengan pihak Apple masih berlangsung dalam format yang tidak resmi.

Baca Juga: Mengapa Black Box Pesawat Memiliki Peran Penting Saat Ada Kecelakaan?

"Kami sudah memberikan jawaban, tetapi masih dalam bentuk informal. Secara formal, pembahasan belum dilakukan," kata Febri dalam konferensi pers di Kantor Kemenperin, Senin (30/12/2024).

Baca Juga: Sekjen PBB: 2025 Harus Jadi Awal Baru untuk Dunia yang Bersatu

Pihak Kemenperin pun mengungkapkan bahwa mereka telah mengundang perwakilan Apple untuk datang langsung dan melakukan negosiasi terkait investasi ini, namun hingga kini tidak ada respon yang datang.

"Komunikasinya malah via WhatsApp. Sudah beberapa kali Menteri kami mengundang mereka untuk datang, tapi hingga saat ini mereka belum muncul," tambah Febri dengan nada yang cukup heran.

Baca Juga: PDIP Minta KPK Fokus Tangani Kasus Besar Yang Mandek, Respons Dugaan Skandal Korupsi

Pihak Kemenperin juga menegaskan bahwa jika pihak Apple belum memenuhi komitmen terkait utang investasinya, maka peredaran produk seperti iPhone 16 di Indonesia masih belum bisa disesuaikan dengan regulasi yang berlaku.

Hal ini tentu menjadi perhatian serius bagi Kemenperin, mengingat investasi tersebut berpotensi besar bagi perekonomian Indonesia, terutama di sektor manufaktur dan teknologi.

Baca Juga: Wow! China Uji Coba CR450, Kereta Api Komersial Tercepat di Dunia

Halaman:

Tags

Terkini