INSIBERNEWS– Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengutuk keras serangan Rusia yang terjadi pada Hari Natal, menyebut tindakan Presiden Vladimir Putin sebagai aksi yang tidak manusiawi.
Serangan tersebut menyasar infrastruktur energi vital Ukraina, memperparah kondisi di tengah musim dingin yang ekstrem.
Baca Juga: Tragis! Pesawat Azerbaijan Airlines Jatuh, 38 Korban Jiwa
Menurut laporan dari militer Ukraina, serangan yang terjadi pada Rabu itu melibatkan sedikitnya 184 rudal dan drone yang diluncurkan oleh Rusia.
Meski dampak kerusakan cukup signifikan, otoritas Ukraina masih menyelidiki apakah ada korban jiwa akibat serangan tersebut.
Dalam pernyataan resminya, Zelensky mengkritik tajam waktu serangan yang dilakukan Rusia.
“Hari ini, Putin dengan sengaja memilih Hari Natal untuk menyerang Ukraina. Apa yang bisa lebih tidak manusiawi dari ini?” ucap Zelensky, menegaskan bahwa serangan tersebut adalah bentuk penghinaan terhadap nilai-nilai kemanusiaan.
Baca Juga: RS Indonesia di Gaza Dikepung Tentara Israel, Pasien dan Staf Diminta Mengungsi
Serangan ini tidak hanya merusak fasilitas energi, tetapi juga memperburuk penderitaan rakyat Ukraina yang telah berbulan-bulan menghadapi pemadaman listrik akibat konflik.
Meski begitu, Zelensky memastikan bahwa pemerintah Ukraina tetap berdiri teguh untuk melindungi rakyatnya dan memulihkan infrastruktur yang terdampak.
Baca Juga: Targetkan Penyaluran Kredit Usaha Rakyat Sebesar 300 Triliun, Pemerintah Harapkan Perluasan UMKM
Di tengah kecaman dari berbagai pihak, komunitas internasional terus mendesak agar Rusia menghentikan aksi-aksi militernya yang menyasar warga sipil dan infrastruktur kritis.
Serangan ini menjadi pengingat bahwa konflik di Ukraina masih jauh dari usai, bahkan di momen-momen yang seharusnya menjadi simbol perdamaian seperti Hari Natal.