news

Begini Kronologi Dugaan Bayi Tertukar di RS Islam Cempaka Putih: Keluarga Temukan Kejanggalan Usai Pembongkaran Makam

Selasa, 17 Desember 2024 | 12:25 WIB
Ilustrasi (Foto : Pixabay)

INSIBERNEWS - Kasus dugaan bayi tertukar di Rumah Sakit Islam Cempaka Putih (RSICP) Jakarta memasuki babak baru setelah keluarga korban melakukan pembongkaran makam bayi mereka.

Kejadian ini bermula pada 15 September 2024, saat seorang pria berinisial MR (27) membawa istrinya yang hamil tua ke klinik di Cilincing, Jakarta Utara, karena mengalami kontraksi.

Baca Juga: Cegah Krisis Pangan, Bhabinkamtibmas Polsek Bungursari Polres Purwakarta Pantau Stok dan Distribusi Pangan

Klinik tersebut kemudian merujuk pasien ke RSICP di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

Setelah dirujuk, istri MR menjalani operasi caesar pada 16 September 2024. Namun, setelah kelahiran, pihak rumah sakit tidak memperkenankan MR atau istrinya untuk melihat bayi tersebut.

Baca Juga: Proses Ekshumasi Bayi Terkait Dugaan Tertukar di Rumah Sakit Islam Cempaka Putih

MR hanya diizinkan untuk mengazankan bayi tersebut tanpa diberikan informasi lebih lanjut mengenai kondisi bayi atau jenis kelaminnya.

Pada sore harinya, pihak rumah sakit memberi tahu bahwa bayi tersebut dalam kondisi kritis dan meminta MR untuk menandatangani izin pemasangan oksigen tambahan.

Baca Juga: Pemkab Purwakarta Gelar Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2024

Keesokan harinya, MR menerima kabar bahwa bayinya telah meninggal dunia, meski ia tidak sempat melihat jenazah anaknya yang hanya diberikan dalam keadaan terbungkus kain kafan. Bayi tersebut kemudian dimakamkan oleh MR di TPU Cilincing.

Namun, beberapa waktu setelahnya, istri MR merasa ragu dan meminta agar makam anak mereka dibongkar untuk memastikan kondisi jenazah.

Baca Juga: Pemkab Purwakarta Gelar Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2024

Setelah makam dibongkar, keluarga terkejut melihat kondisi jenazah bayi yang sangat berbeda dari apa yang tercatat di rekam medis rumah sakit.

MR menjelaskan bahwa bayi yang ia kuburkan memiliki panjang sekitar 70-80 cm, sementara dalam catatan medis rumah sakit tercatat hanya 47 cm.

Halaman:

Tags

Terkini