INSIBERNEWS - Kementerian Sosial buka suara soal kisruh uang donasi Agus dan Pratiwi Noviyanthi yang saat ini masih bergulir.
Pasalnya Denny Sumorga dan Pratiwi Noviyanthi telah sambangi Kemensos untuk meminta saran dan memperbaiki citra tindakan memberi sumbangan donasi yang hampir hilang kepercayaan akibat kisruh uang donasi Agus, yang takut akan salah memberi uang donasi kepada orang yang tepat.
Menurut Saifullah Yusuf, Menteri Sosial Republik Indonesia, bahwa dengan adanya polemik uang donasi. Beberapa hari ini Kemensos telah mempelajari terkait pengumpulan uang dan barang, yang dimana hal tersebut menyangkut dengan Kemensos.
Menurutnya awal mula kisruh Agus dan Novi, polemik itu berawal dari niat baik yang dimana Novi berniat membantu Agus yang membutuhkan donasi untuk biaya pengobatan akibat luka bakar.
"Dimana terus terang saya lihat ini semua berawal dari niat baik untuk membantu saudara yang lain yang membutuhkan bantuan kita," kata Gus Ipul.
Meskipun niat baik tersebut kemudian menimbulkan kesalahapahaman yang mengakibatkan polemik dan ramai menjadi sorotan publik. Gus Ipul melihat polemik tersebut pada sisi niat awal, yaitu membantu orang.
"Untuk itu saya ingin kembali kepada niat semula, kita ingin kepada niat semula untuk bisa saling membantu agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah-tengah masyarakat," terangnya.
Selain itu, ia juga mengapresiasi tindakan Denny Sumargo dan Novi yang menyelenggarakan penggalangan donasi untuk Agus, orang yang membutuhkan bantuan.
"Saya apresiasi mas Densu yang luar biasa menurut saya kepedulian terhadap sesama, mbak Novi dan yayasannya juga sudah dari tahun 2020 hingga sekarang isinya juga membantu orang," ungkapnya.
Baca Juga: Gus Ipul Ajak Semua Pihak Duduk Bersama Cari Solusi atas Kisruh Donasi Agus
Namun melihat niat baik Denny Sumargo dan Novi telah menjadi kisruh karena isu penyalahgunaan donasi yang dilakukan oleh Agus.
Gus Ipul selaku Menteri Sosial RI dan Wakilnya, Agus Jabo Priyono mengajak Agus dan para pengacaranya untuk berkumpul dan duduk bersama mencari solusi terkait kisruh yang sedang terjadi.