INSIBERNEWS - Polemik uang donasi Agus Salim dengan Pratiwi Noviyanthi masih terus berlanjut dan justru semakin pelik.
Sudah hampir berdamaian pada saat pihak Agus dan Novi melakukan pertemuan, namun dalam pertemuan tersebut teh Novi walk out duluan karena sebuah alasan klausul yang sebelumnya tidak ia ketahui.
Kini perseteruan antara Agus dan Novi pun kembali mencuat. Bukan hanya Agus dan Novi saja yang terlibat dalam kisruh uang donasi. Denny Sumargo, donatur dan beberapa orang lain juga ikut kena gara-gara polemik tersebut.
Baca Juga: Reaksi Denny Sumargo Usai Perdamaian Agus Salim Dengan Pratiwi Noviyanthi Gagal
Berbicara soal uang donasi yang saat ini belum kembali kepada Agus. Pada Kamis (28/11) keluarga Agus Salim mengunjungi rumah pengacaranya, Farhat Abbas yang dimana dalam kunjungan tersebut ayah Agus, M Danil ikut bersuara soal uang donasi putranya.
Menurut ayah Agus, dalam hukum agama haram hukumnya mengambil sesuatu yang sudah diberikan.
"Saya sendiiri kalau mengamati tentang hukum negara saya kurang paham tapi dasar hukum negara itu pasti dari hukum agama, yang sudah diberikan itu haram hukumnya diambil diminta menurut agama," kata M. Danil, ayah kandung Agus.
Untuk menguatkan soal hukum yang ia katakan, ia menyarankan untuk mengundang tokoh ulama lalu bertanya soal uang donasi yang sudah diberikan lalu diambil lagi dan soal orang yang telah menghujat Agus.
"Kita tanya nanti kita kita undang ulama, apalagi menghujat. Menghujat itu lebih besar dosanya, cari aja di Juz Amma itu apa katanya nanti, itulah mengambil dosa-dosa kita yang ada, apabila kita hujat. Dosa yang ada itu hilang," tambahnya.
Menurutnya soal orang-orang yang menghujat Agus, hujatan tersebut nanti akan dipertanggung jawabkan di akhirat kelak.
Baca Juga: Krisdayanti Kembali Fokus Persiapkan Konser Tunggal Setelah Kalah dalam Pilkada Kota Batu
"Ini cerita tuhan pasti bukan hukum dunia, ini hukum akhirat, di dunia kita berbuat di akhirat kita pertanggung jawabkan ini dalam Islam lain agama saya gak tahu,"
"Jadi marilah kita sama-sama mengamati, kita dalam islam ini menjalankan ilmu yang kita ketahui itu benar-benar untuk mati dan hidup kembali," papar M Danil, ayah kandung Agus.***