Baca Juga: Rusia Luncurkan Rudal Balistik Antarbenua ke Ukraina: Eskalasi Bersejarah dalam Perang
Dukungan dan Penolakan Global
Meskipun ICC mendapat dukungan luas dari Uni Eropa dan banyak negara lain, ada pula pihak yang menentang langkah ini.
Amerika Serikat, yang merupakan sekutu dekat Israel, dengan jelas menyatakan penolakannya terhadap surat perintah penangkapan ini, menyebut ICC sebagai "lelucon berbahaya".
Rusia, Cina, dan India, yang juga bukan anggota ICC, belum memberikan respons resmi, tetapi posisi mereka terhadap pengadilan ini cenderung mirip dengan AS.
Di sisi lain, beberapa negara Arab, seperti Yordania, mengungkapkan dukungan mereka terhadap ICC dan menganggap ini sebagai bagian dari upaya untuk mewujudkan keadilan bagi rakyat Palestina.
"Palestina berhak mendapatkan keadilan setelah apa yang mereka alami di Gaza," ujar Menteri Luar Negeri Yordania Ayman Safadi.
Baca Juga: Ketegangan di APEC: Taiwan dan Xi Jinping Hanya Lambaikan Tangan, Tidak Ada Jabat Tangan
Tantangan dalam Menegakkan Keputusan ICC
Namun, meski keputusan ICC mendapat sorotan besar, banyak yang mempertanyakan apakah surat perintah ini akan benar-benar diimplementasikan. ICC sendiri tidak memiliki pasukan untuk mengeksekusi penangkapan dan bergantung pada negara-negara anggota untuk melaksanakannya.
Sementara itu, Israel telah menolak keras yurisdiksi pengadilan ini, dan tidak ada tanda-tanda bahwa negara ini akan menyerahkan para pemimpinnya kepada pengadilan internasional.
Selain itu, Hamas juga menjadi sorotan atas dugaan kejahatan yang mereka lakukan selama konflik, dengan ICC juga melanjutkan penyelidikan terhadap serangan yang dilancarkan oleh kelompok ini terhadap Israel.
Proses hukum ini menandakan bahwa pengadilan internasional tengah berusaha menegakkan prinsip-prinsip hukum humaniter internasional, meskipun di tengah ketegangan politik yang intens.
Baca Juga: Peretasan Canggih China Terungkap: Pejabat Gedung Putih Bertemu Eksekutif Telekomunikasi, Ada Apa?
Apakah Keputusan Ini Akan Mengubah Arah Konflik Gaza?
Konflik di Gaza telah berlangsung selama bertahun-tahun dengan penderitaan yang tak terperikan, baik bagi rakyat Palestina maupun Israel.
Meski surat perintah penangkapan ini adalah langkah simbolis yang penting, masih banyak yang meragukan apakah hal ini akan membawa perubahan nyata di lapangan.
Sebagian besar warga Gaza berharap ICC akan membuka jalan bagi keadilan yang lebih besar, sementara bagi sebagian orang di Israel, ini justru akan memperburuk ketegangan.