Baca Juga: Bisa Selesai dalam 7 Hari? Dharma Pongrekun Janjikan Flyover dan Underpass Anti-Macet untuk Jakarta
Menurut data, hingga tahun 2022 saja, diperkirakan ada sekitar 244.000 orang di Korea Selatan yang hidup dalam kesendirian seperti ini.
Bukan hanya dampaknya yang membebani individu, namun juga menambah tekanan pada masyarakat secara keseluruhan,
mulai dari meningkatnya masalah kesehatan mental hingga produktivitas nasional yang terpengaruh.
Mengapa Banyak Orang Terisolasi di Korea Selatan?
Kesepian di Korea Selatan tidak lepas dari budaya kerja keras, tekanan sosial, dan ekspektasi tinggi dalam masyarakat.
Orang-orang merasa harus terus bergerak maju dan kadang memilih menekan perasaan serta kebutuhan sosialnya.
Terlebih, teknologi juga punya andil besar. Saat banyak orang menghabiskan waktu di dunia digital, interaksi langsung semakin berkurang, membuat keterasingan semakin mengakar.
Di tengah kemajuan yang pesat, Korea Selatan tampaknya belajar bahwa kesejahteraan emosional dan sosial warganya sama pentingnya dengan perkembangan ekonomi.
Dengan langkah besar ini, Seoul berharap bisa membawa perubahan nyata dan menjadi kota yang inklusif di mana semua warganya merasa dihargai dan diakui.