"(Para pengusaha nakal) dapat segera membayar Rp189 triliun dalam waktu singkat, dan tahun depan akan ada tambahan sekitar Rp120 triliun, sehingga totalnya mencapai Rp300 triliun untuk kas negara," jelas Hashim.
Tambahan pendapatan ini, menurut Hashim, sangat penting untuk mendukung berbagai program yang digagas oleh Prabowo, termasuk peningkatan kualitas sumber daya manusia, ketahanan pangan, pembangunan perumahan, hingga penguatan ketahanan energi di masa depan.