INSIBERNEWS - Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, beberapa posisi menteri diisi oleh mantan anggota tentara.
Sejumlah tentara yang ditunjuk Presiden Prabowo untuk mengisi posisi menteri ini mencerminkan strategi pemerintahan yang mengedepankan keamanan dan pertahanan.
Pengangkatan ini menggambarkan upaya Prabowo untuk mengintegrasikan pengalaman militer ke dalam kebijakan publik, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan yang dihadapi Indonesia.
Baca Juga: Rumah Sakit Indonesia Terbakar dalam Serangan Militer Israel di Gaza
Latar belakang tentara dalam strategi pertahanan dan keamanan diyakini dapat memperkuat kebijakan pertahanan negara serta meningkatkan hubungan internasional, khususnya dengan negara-negara sahabat.
Ia diharapkan dapat merumuskan kebijakan yang lebih responsif terhadap dinamika geopolitik dan tantangan regional.
Namun, pengangkatan mantan tentara dalam kabinet juga menimbulkan perhatian terkait dengan keseimbangan antara militer dan sipil dalam pemerintahan.
Masyarakat mengharapkan bahwa para menteri dapat bersikap adil dan transparan dalam mengambil keputusan, serta tidak mengedepankan kepentingan institusi militer di atas kepentingan rakyat.
Dengan demikian, keberadaan sejumlah mantan tentara dalam kabinet Prabowo adalah langkah strategis yang membawa harapan untuk peningkatan keamanan dan pertumbuhan ekonomi.
Dikutip INsibernews dari data MPR RI (22/10/2024), berikut deretan tentara yang mendapat posisi menteri di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo.
Baca Juga: Ini Dia Buah Alami yang Bisa Jadi Paracetamol Pengganti Obat!
1. Mayor Inf (Purn) Agus Harimurti Yudhoyono (Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan)
2. Letkol (Purn) M. Iftitah Sulaiman (Menteri Transmigrasi)