INSIBERNEWS - Terdampak hujan musiman yang deras, kota wisata di Thailand utara yakni Chiang Mai terendam banjir.
Luapan dari air sungai Ping menyebabkan banyak daerah terendam banjir. Pihak berwenang melakukan evakuasi dan dan bekerja untuk memompa air keluar dari area yang terendam.
Sejak Jumat lalu, tingginya air sungai Ping terus meningkat dan berada pada level kritis, sampai akhirnya mengakubatkan banjur besar pada Sabtu (5/10/2024).
Baca Juga: Lagi Musim Mangga Nih! Yuk Simak Bisa Dijadiin Apa Saja!
Diperkirakan oleh kantor irigasi provinsi air akan stabil dan kembali normal dalam kurun waktu sekitar lima hari.
Selain evakuasi warga, adapun upaya untuk menyelamatkan gajah dan hewan dari suaka di pinggiran kota juga dilakukan.
Dikabarkan ada sekitar 10 tempat penampungan hewan di area tersebut yang telah terendam air.
Baca Juga: Ada 3 Hari Peringatan di Tanggal 7 Oktober, Apa Saja?
Bersama hewan lainnya, diketahui ada sekitar 125 gajah yang telah dievakuasi dari Elephant Nature Park.
Dalam video yang beredar, gajah-gajah di taman tersebut terlihat berjuang melewati air yang semakin tinggi.
Nirat Pongsitthavorn selaku Gubernur Chiang mai, menyebut jika banjir yang terjadi kali ini melebihi perkiraan.
Baca Juga: Kecelakaan Maut di Tol Batang, Kapolres Boyolali Meninggal Dunia
Sehingga layanan transportasi umum seperti kereta api ke Chiang Mai dihentikan, sementara Bandara Internasional Chiang Mai tetap beroperasi seperti biasa.
Selain Chiang Mai, redaman banjir ini juga dilaporkan terjadi di 20 provinsi lain di Thailand, terutama di utara.