Tim khusus ini ditugaskan untuk menelusuri kasus pencatutan KTP yang dilakukan oleh pasangan Dharma - Kun dalam Pilkada Jakarta.
“Bawaslu DKI Jakarta membentuk tim khusus untuk melakukan penelusuran terhadap persoalan ini. Data-data yang masuk sedang kami identifikasi dan inventarisasi,” ungkap Benny Sabdo.
Menurut isu yang beredar pasangan calon independen sengaja diciptakan supaya nantinya Ridwan Kamil tidak akan melawan kotak kosong dalam Pilkada Jakarta.
Tetapi akan melawan calon idependen yang lebih lemah, diduga sengaja disiapkan oleh penguasa untuk memenangkan Ridwan Kamil.
Karena melawan kotak kosong tidak menjamin Ridwan Kamil akan memenangkan Pilkada.***