INSIBERNEWS - Selama ini kolaborasi antara Anies Baswedan dan PKS dinilai sebagai pilihan alternatif dari kesempitan politik, termasuk untuk Pilkada Jakarta.
Karena partai lain selain PKS merupakan partai yang dinilai pragmatis. Jadi PKS dengan Anies Baswedan yang akan diusung dalam Pilkada Jakarta menjadi pilihan yang menarik.
PKS dan Anies Baswedan juga tidak goyah dengan adanya manuver politik yang dilakukan Istana untuk membatalkan pencalonan Anies dalam Pilpres maupun Pilkada Jakarta.
Baca Juga: Paskibraka Nasional Asal Aceh Harus Lepas Hijab, PJ Gubernur Serambi Mekkah: Hargai Kekhususan Aceh!
Dilansir InsiberNews dari kanal YouTube Refly Harun (14/8/2024), Anies Baswedan dan PKS merupakan pasangan yang ideal.
Karena Anies Baswedan bisa menjadi ujung tombak untuk PKS, sedangkan PKS selalu bisa mendukung Anies.
“Anies menjadi frontliner bagi PKS, dan sebaliknya PKS memback up sekuat-kuatnya,” ujar Refly Harun.
Selain itu PKS dan Anies menjadi pilihan yang menarik bagi yang memiliki keyakinan tertentu maupun moralitas tertentu.
“Orang memilih Anies dan PKS itu berlandaskan pada moralitas tertentu, keyakinan tertentu,” kata Refly Harun.
Namun PKS dan Anies Baswedan terlihat tidak kompak menjelang Pilkada Jakarta.
Baca Juga: Tak Hanya Diabetes, Gangguan Pendengaran Diduga Akan Jadi Momok Masalah Kesehatan Generasi Muda!
PKS justru diisukan akan bergabung dengan Koalisi Indonesia Maju (KIM) yang mengusung Ridwan Kamil dalam Pilkada Jakarta.