news

Kampus Merdeka Dirumorkan Bakal Disetop? Begini Respon Kemendikbudristek

Selasa, 30 Juli 2024 | 13:21 WIB
Potret Mendikbud Ristek Nadiem Makarim (Foto: Dok. Kemendikbudristek)

INSIBERNEWS - Beberapa program Kampus Merdeka diketahui bakal dihentikan akibat dampak dari adanya pemeriksaan anggaran program yang dilakukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Meski demikian, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) memastikan bahwa program-program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKMO) untuk semester genap tahun akademik 2024/2025 akan tetap berjalan.

Direktur Jenderal Pendidikan inggi, Riset dan Teknologi (Dirjen Diktiristek) Abdul Haris mengatakan, para mahasiswa yang telah mendaftarkan diri dalam program Merdeka Belajar Kampus Merdeka dapat mengikuti rangkaian proses pada linimasa yang telah ditetapkan.

Baca Juga: Polisi Lakukan Patroli Malam, Tingkatkan Kewaspadaan di Area Industri Purwakarta

Selain itu, Haris juga mengatakan jika Kemendikbudristek telah berkomitmen untuk terus memberikan hak belajar kepada mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman relevan sebagai bekal di dunia pascakampus.

MBKM menjadi kebijakan pertama dalam sejarah di mana fleksibilitas dan pengalaman itu terbuka luas dan dibiayai pemerintah.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi jawaban atas rumor yang beredar di media sosial mengenai dihentikannya beberapa program Kampus Merdeka.

Baca Juga: Sopir JakLingko dan Mantan Pengemudi Mikrolet Gelar Demo di Depan Balai Kota Hari Ini

Adapun menurut Haris, penyesuaian linimasa disebabkan proses pembukaan Automatic Adjustment terhadap anggaran belanja wajib bidang pendidikan.

Bahkan ia menjelaskan bahwa sejak tahun 2021 sampai saat ini Kemendikbudristek mencatat sebanyak 404.155 mahasiswa yang menerima manfaat dari program MBKM dan hamper 30.253 praktisi telah berpartisipasi menjadi bagian dari MBKM di luar program-program MBKM Mandiri yang dikelola masing-masing dari perguruan tinggi.

Jumlah mahasiswa pun sejak tahun 2020 sampai dengan tahun 2023 meningkat tajam dari 2.390 menjadi 324.871 mahasiswa.

Baca Juga: Kecanduan Pinjol! Saat Ini marak terjadi dilingkungan masyarakat

Selain itu, melalui MBKM, jumlah kesempatan magang diperusahaan-perusahaan terbaik Indonesia menjadi banyak. Misalnya seperti Google Bangkit yang telah menerima lebih dari 12.134 mahasiswa dan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk telah menerima lebih dari 1.131 mahasiswa dan BRIN menerima lebih dari 686 mahasiswa.

Tags

Terkini