news

Viral, Kisah Pendeta Australia Sudah Mengabdi 45 Tahun di Gereja, Datang Hidayah Kini Putuskan Masuk Islam

Selasa, 2 Juli 2024 | 23:59 WIB
Gould David setelah memeluk agama Islam namanya berubah menjadi Abdul Rahman yang artinya, hamba Allah yang pengasih (dok: Via TNN)

INSIBERNEWS-Gould David, Ia menghabiskan 45 tahun waktunya untuk melayani dan memimpin umat di gereja sebelum akhirnya memutuskan memeluk Islam. Ia merupakan seorang Kristen Ortodoks.

Kisah keislaman David yang juga seorang pemuka agama, bukan baru-baru ini terjadi. Melainkan sudah beberapa waktu lalu. Dilansir Tribal News Network (TNN), kisahnya bermula saat David pergi ke Perth untuk menghadiri pemakaman saudara iparnya. Ia pun memesan hotel yang jaraknya 150 meter dari masjid utama Perth.

Baca Juga: Negara Mayoritas Islam Tajikistan Larang Warganya Memakai Hijab, Ini Alasannya

Saat melewati masjid tersebut, David merasakan dorongan aneh untuk mengunjungi masjid itu. Ia kemudian bertemu dengan seorang imam yang baik hati. Imam masjid itu memberi David hadiah berupa Al-Qur'an.

Dalam sebuah wawancara eksklusif di The Deen Show yang tayang di YouTube pada 5 Januari 2024 lalu, David menceritakan usai menerima hadiah kitab suci umat Islam itu, ia hanya menyimpannya selama bertahun-tahun.

Baca Juga: Cerita Humor Gus Dur : Nasib Barisan Suami Takut Istri Di Akhirat

"Tapi kali ini, saya kembali ke hotel dan berlutut, memohon kepada Tuhan untuk menunjukkan kebenaran mutlak kepada saya. Apakah Islam benar atau tidak, apakah Kristen benar atau salah, apakah Kristen Ortodoks benar atau salah. Saya berdoa beberapa saat sambil berlutut," ujarnya.

"Saya menyadari secara intuitif, intelektual, dan emosional, dan spiritual bahwa ini adalah firman Tuhan yang sebenarnya, aku mualaf yang berganti nama Abdul Rahman ini” sambungnya.

Baca Juga: Heboh! Mualaf Papua Menyerahkan Babi Sebagai Hewan Kurban, Warganet : Belum Mendalam Ilmu Nya

Melansir Shia Waves, Ketika hidayah itu datang, David menjelaskan ia tidak bisa mengabaikan Al-Qur'an sebagaimana ia tidak bisa mengabaikan fakta bahwa Tuhan itu Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya, dan tidak memiliki anak. Ia juga mengatakan harus salat sebagaimana Nabi Muhammad SAW memerintahkan salat.(**)

 

Tags

Terkini