INSIBERNEWS - Niat hati mengisi liburan sekolah dengan bekerja sampingan untuk membayar kelulusan, Mawar (nama samaran) 16, malah dirudapaksa oleh seorang laki-laki yang baru saja dikenalnya di wilayah Petir, Serang, Banten
Awalnya, tiba-tiba pelaku berinisial N menjanjikan Mawar bekerja di sebuah toko waralaba dengan gaji sebesar Rp3 juta.
Mawar yang sedang butuh uang untuk biaya pacaran dia dan adiknya tergiur dan memutuskan untuk bertemu dengan N di Alun-alun Pandeglang. Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (19/5/2024) lalu.
Untuk meyakinkan Mawar, N mentransfer uang sejumlah Rp250 ribu untuk ongkos Mawar bertemu N di Alun-alun Pandeglang. Pertemuan keduanya pun terjadi pada Sabtu (18/5/2024) malam sekira pukul 22.00 WIB
Mawar menyewa ojek dari Malingping menuju Alun-alun Pandeglang. Tukang ojek yang mengantarnya langsung pulang ke Malingping.
Dari pengakuan Mawar, perencanaan terjadi dua kali, Pertama di sebuah saung di hutan, Mawar dipaksa untuk membuka baju dan pakaian di dalamnya sambil diancam oleh N jika menolak maka orang tuanya akan dibunuh.
Baca Juga: Jalan Desa Kandang Manjangan – Bondol Dihotmix, Warga Senang, Kades Mendapat Apresiasi
Tak berdaya, Mawar pun disetubuhi oleh N.
Tak hanya sampai disitu, Mawar kembali dibawa oleh N menuju sebuah gubug di Desa Kampung Baru, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang.
Dibawah ancaman, N kembali melakukan persetubuhan kepada Mawar.
Ternyata pekerjaan yang dijanjikan N kepada Mawar hanya modus semata. Puas melakukan aksinya, N mengantarkan Mawar pulang ke Malingping menggunakan sepeda motor, dan meninggalkan Mawar di pinggir jalan yang berjarak 2 kilometer dari rumahnya.
Sampai di rumah, Mawar langsung menjelaskan peristiwa yang dialaminya tersebut kepada kedua orang tuanya.
Baca Juga: Dinas Pendidikan Jamin Tidak ada Jual Beli Kursi Kosong Pada PPDB Jakarta 2024