news

Tinggalkan Warga yang Dikepung Asap Karhutla, Alasan Gubernur Rudy ke Singapura Disorot Publik

Kamis, 15 Oktober 2026 | 14:56 WIB
Momen viral Gubernur Kaltim, Rudy Mas'ud terciduk kamera tengah berada di Singapura. (Threads/widodh01)
INSIBERNEWS - Kepergian Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Rudy Mas’ud, ke Singapura di tengah krisis kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang mengepung wilayahnya mendadak memicu sentimen negatif publik.
 
Keputusan sang kepala daerah untuk bertolak ke luar negeri di saat warganya tengah berjibaku melawan kabut asap tebal dinilai kurang berempati terhadap kondisi darurat di daerahnya.

Menanggapi kegaduhan yang terus bergulir di media sosial, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) akhirnya turun tangan untuk memberikan klarifikasi resmi.
 
Baca Juga: Usir Kabut Asap Karhutla di Palembang, Pemerintah Uji Coba Tabur 1,5 Ton Dry Ice dari Udara
 
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto, membenarkan bahwa lawatan Rudy ke negara tetangga tersebut adalah untuk urusan medis dan telah mendapatkan lampu hijau dari Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian.

"Ya, Pak Gubernur Kaltim sudah menyampaikan permohonan izin kepada Pak Mendagri. Ya, karena memang beliau menyampaikan perlu cek kesehatan, ya Pak Mendagri sudah izinkan sebetulnya, ya," ucap Bima saat memberikan keterangan di kompleks Kantor Kemenko Pangan Jakarta pada Rabu (14/10/2026).

Walaupun izin berobat telah diberikan, Bima menegaskan bahwa Kemendagri tetap memberikan syarat mutlak yang harus dipatuhi oleh Gubernur Kaltim.
 
Rudy diwajibkan untuk tetap memegang kendali penanganan bencana dari jarak jauh dan diminta segera kembali ke Tanah Air setelah urusan kesehatannya di luar negeri selesai.
 
Baca Juga: Menhub Dudy Purwagandhi Rombak Pejabat Kemenhub, Direktur hingga Eselon IV Ikut Dimutasi

"Catatan-catatan, tidak terlalu lama, kemudian juga mengoordinasikan penanganan bencana segera," tegas Bima merinci peringatan yang diberikan kepada sang kepala daerah.

Situasi ini nyatanya semakin memanas ketika muncul spekulasi liar yang menuding Rudy sengaja memanfaatkan waktu berobatnya untuk menonton ajang balap bergengsi Formula 1 (F1) di Singapura.
 
Merespons rumor pelesiran tersebut, pihak Kemendagri mengaku siap mengevaluasi izin sang gubernur dan menantang masyarakat untuk menyerahkan bukti konkret jika dugaan itu benar adanya.

"Kalau ada buktinya tentu akan ada pertimbangan lebih lanjut lagi, ya. Karena izinnya hanya untuk kesehatan. Silakan melapor, kami akan mempelajari itu," tandas Bima.
 
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim, Ririn Sari Dewi, sebelumnya telah memastikan bahwa kepergian Rudy murni untuk pemeriksaan medis rutin dengan persetujuan lisan Mendagri.***

Tags

Terkini