news

Krisis BBM Bali Belum Usai, Warga Rela Menunggu Berjam-jam di Depan Pom Bensin Pengosekan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:41 WIB
Antrean kendaraan di SPBU Pengosekan saat pasokan BBM masih dinantikan. (Threads/@alfiana***)
 

INSIBERNEWS - Krisis kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang melanda sejumlah wilayah di Bali rupanya belum sepenuhnya teratasi.
 
Hingga Rabu (14/10/2026), antrean panjang kendaraan masih menjadi pemandangan lumrah, salah satunya yang terjadi di SPBU Pengosekan, di mana warga rela menunggu berjam-jam demi mendapatkan bahan bakar.

Kesabaran warga benar-benar diuji lantaran mereka nekat mengantre hingga masuk ke area pom bensin meski pasokan BBM dari Pertamina belum tiba di lokasi.
 
Keluhan mengenai kondisi ini salah satunya disuarakan oleh pengguna media sosial Threads @alfiana*** yang membagikan situasi terkini antrean warga pada pukul 11.16 WITA.
 
Baca Juga: Langit Palangka Raya Menguning Ditelan Asap Pekat, Jarak Pandang Lumpuhkan Upaya Water Bombing

"SPBU Pengosekan, BBM-nya masih di perjalanan tapi yang antre udah masuk pom dari sekarang. Info A1 bensinnya datang di jam 3 sorean guys, silakan yang mau iseng," keluh warganet tersebut menggambarkan betapa alotnya ketersediaan bahan bakar di lapangan.

Meski estimasi kedatangan BBM pada pukul 15.00 WITA itu masih sebatas informasi dari warga dan belum terkonfirmasi secara resmi oleh pihak SPBU, realita ini berbanding terbalik dengan klaim pemerintah.
 
Sebelumnya, pihak Pertamina Patra Niaga menyatakan bahwa tambahan pasokan sudah didistribusikan secara bertahap melalui Terminal BBM Sanggaran dan Manggis.

Situasi antrean yang masih mengular ini juga seolah menepis janji manis Gubernur Bali, Wayan Koster.
 
Baca Juga: Soroti Polemik Putusan MK, Syahganda Tegaskan Gibran Tak Bisa Dimakzulkan
 
Pada Selasa (13/10/2026) kemarin, orang nomor satu di Pulau Dewata itu sempat mengimbau masyarakat untuk tidak panik dan memastikan bahwa stok BBM di tingkat depo sebenarnya sangat mencukupi untuk kebutuhan warga setempat.

"Yang sudah pasti adalah stok BBM ada, tersedia cukup. Cuma membawanya dari depo ke SPBU tidak secepat banyaknya warga yang datang ke SPBU," ujar Koster saat meninjau langsung operasional distribusi di Terminal BBM Sanggaran, Denpasar.

Dalam kunjungan yang turut dihadiri Direktur Utama Pertamina tersebut, Koster bahkan menjanjikan bahwa krisis distribusi bahan bakar ini akan segera tuntas dan kembali normal.
 
Sayangnya, janji bahwa penyaluran BBM akan pulih keesokan harinya nyatanya belum sepenuhnya terealisasi karena masyarakat masih harus berjibaku dengan antrean di lapangan.***

Tags

Terkini